Wamen Stella Minta Kampus Beralih ke Universitas Riset

CampusNet – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menyatakan bahwa Indonesia harus mempercepat transformasi perguruan tinggi dari model “teaching university” menjadi “research university”. Menurutnya, hanya universitas riset yang mampu mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis sains.

Mengapa Research University Penting

Stella menjelaskan bahwa negara-negara maju muncul tidak hanya karena pendidikan massal, melainkan karena perguruan tinggi yang kuat dalam riset. Ia mencontoh Jerman pada abad ke-19, Amerika Serikat di era Perang Dingin, dan China sejak 1980-an sebagai contoh negara yang sukses mengadopsi model research university.

Dalam Antara Business Forum, transformasi ini, ujar Stella, terbukti meningkatkan kontribusi inovasi terhadap perekonomian. Di China, misalnya, klaster teknologi dan inovasi kini menyumbang sekitar 13,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Mengutip inilah.com, Ia juga menyinggung penelitian oleh Fryman dan Balina (2016) yang menunjukkan bahwa riset dapat menaikkan PDB sebesar 0,2 persen di jangka pendek dan 0,9 persen di jangka panjang.

Strategi Memperkuat Ekosistem Riset

Stella menyebut bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan skema insentif agar riset di perguruan tinggi benar-benar berkualitas, bukan hanya kuantitas. Kementerian mengalokasikan dana riset sebesar Rp 1,8 triliun, dengan sebagian besar akan langsung disalurkan kepada peneliti di kampus.

Stella menegaskan insentif ini akan mengurangi beban birokrasi dan memberi apresiasi nyata bagi riset yang berdampak. Selain itu, Kemdiktisaintek juga mengevaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU / KPI) dosen agar menekankan kualitas penelitian, bukan jumlah publikasi.

Membangun “Research Mindset” Sejak Mahasiswa Baru

Stella mengajak mahasiswa baru membangun kepakaran dan budaya riset dari awal kuliah. Menurutnya, masa perkuliahan merupakan waktu ideal agar mahasiswa tidak hanya meniru gaya belajar sekolah, tapi mulai melakukan penelitian yang bisa menciptakan solusi nyata.

Ia juga menegaskan bahwa riset bisa menjadi sumber nilai ekonomi: “Riset itu cuan, riset menghasilkan inovasi yang berdampak,” ujarnya.

Tidak hanya di kota besar, Stella juga mendorong universitas di daerah untuk melakukan riset yang relevan dengan kebutuhan lokal. Ia menyebut pentingnya kerja sama antara kampus dan pemerintah daerah agar hasil penelitian bisa langsung diterapkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Komitmen Jangka Panjang untuk Indonesia Emas 2045

Dari pernyataan-pernyataan resmi, jelas bahwa Kemdiktisaintek berada pada jalur yang serius untuk menjadikan riset sebagai pondasi ekonomi masa depan.

Stella menegaskan bahwa investasi pada riset dan ekosistem akademik riset merupakan bagian dari strategi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Wamendiktisaintek Stella Christie Kaji Ulang Beasiswa LPDP, Ini Penjelasannya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok