SyariahHero MES 2025: “Where Faith Meets Future” Dorong Indonesia Jadi Produsen Halal Dunia

CampusNet – SyariahHero MES 2025 menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Mengusung tema “Where Faith Meets Future”, acara ini menegaskan bahwa nilai spiritual dan inovasi dapat berjalan beriringan dalam mendorong kemajuan industri halal nasional. Program ini diinisiasi oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sebagai gerakan kolaboratif yang fokus memperkuat peran Indonesia sebagai produsen halal dunia.

Acara yang digelar pada Minggu (23/11) di Resto S28, Bundaran Senayan, Jakarta Selatan, turut menghadirkan sejumlah tokoh penting seperti Sandiaga Salahuddin Uno selaku Ketua Dewan Pembina MES DKJ yang memberikan sambutan dan memaparkan arah besar penguatan ekosistem halal nasional. Para pengurus MES, praktisi industri halal, UMKM, akademisi, dan komunitas ekonomi syariah juga hadir memberikan dukungan. Babe Haikal, Kepala BPJPH RI, dijadwalkan hadir namun berhalangan, menegaskan bahwa sektor sertifikasi halal juga menjadi bagian dari agenda strategis SyariahHero.

Peluang Besar Industri Halal Indonesia

Industri halal Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan BPJPH menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Potensi ini meliputi sektor makanan dan minuman halal, fesyen muslim, kosmetik halal, pariwisata halal, hingga UMKM. Dengan populasi muslim terbesar di dunia serta meningkatnya permintaan global terhadap produk halal, Indonesia berada dalam posisi strategis untuk menjadi pemain utama.

Mengapa SyariahHero MES 2025 Penting?

SyariahHero hadir sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat rantai nilai halal, mulai dari hulu hingga hilir. Gerakan ini mendorong UMKM halal naik kelas melalui pendampingan, peningkatan literasi, serta akses pasar yang lebih luas. MES juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam ekonomi syariah melalui konten edukatif, kegiatan komunitas, dan program pemberdayaan yang selaras dengan kebutuhan industri halal modern.

Tantangan yang Masih Dihadapi

Meski peluangnya besar, penguatan industri halal nasional tetap menghadapi beberapa tantangan. Di antaranya standar sertifikasi halal global, kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi standar mutu, penguatan infrastruktur pendukung, hingga perlunya sinergi antara pemerintah, komunitas, dan industri. Tantangan-tantangan ini menjadi fokus dalam berbagai inisiatif kolaboratif, termasuk melalui SyariahHero MES 2025.

Kesimpulan

SyariahHero MES 2025 bukan sekadar acara, tetapi gerakan strategis yang memperkuat fondasi ekonomi syariah Indonesia. Dengan dukungan tokoh nasional, pengurus MES, pelaku industri halal, dan generasi muda, Indonesia semakin dekat dengan visinya menjadi produsen halal terkemuka dunia. Kolaborasi antara nilai keimanan, teknologi, dan inovasi menjadikan gerakan ini penting sebagai langkah konkret menuju ekosistem halal yang lebih inklusif dan kompetitif di kancah global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok