CampusNet – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Bidang Keolahragaan 2026 untuk atlet aktif, mantan atlet berprestasi, dan tenaga keolahragaan di Indonesia. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi akademik dan riset pelaku olahraga melalui pendidikan tinggi jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).
Pendaftaran beasiswa ini belum dibuka secara resmi di laman Beasiswa LPDP, tetapi calon pendaftar sudah dapat memulai proses awal dengan mengajukan surat rekomendasi dari Kemenpora melalui Sistem Tenaga dan Organisasi Keolahragaan (Sitenor) sebagai langkah awal.
Siapa yang Bisa Daftar Beasiswa Keolahragaan 2026?
Beasiswa ini ditujukan untuk tiga kategori pelamar:
- Atlet aktif yang meraih juara 1, 2, atau 3 pada kejuaraan olahraga baik tingkat nasional maupun internasional.
- Mantan atlet berprestasi dengan catatan prestasi juara 1–3 di ajang olahraga.
- Tenaga keolahragaan yang memiliki kualifikasi dan sertifikat kompetensi di bidang olahraga.
Program ini memberikan kesempatan lanjutan bagi pelaku olahraga berprestasi untuk meningkatkan kapasitas akademik dan profesional mereka di bidang yang relevan.
Jalur dan Jenjang Pendidikan Beasiswa
Beasiswa Keolahragaan 2026 dibagi menjadi dua jalur utama:
- Jalur peningkatan prestasi: ditujukan bagi pelaku keolahragaan yang berdedikasi tinggi dalam bidangnya.
- Jalur penghargaan prestasi: fokus pada atlet atau mantan atlet berprestasi internasional.
Beasiswa ini dapat digunakan untuk studi S2 atau S3, termasuk pilihan double degree (dua gelar) dengan durasi dukungan hingga 24 bulan untuk S2 dan 48 bulan untuk S3.
Komponen Biaya dan Fasilitas
Program beasiswa ini menyediakan dukungan biaya pendidikan yang komprehensif, termasuk:
- Biaya pendaftaran dan biaya kuliah/SPP
- Tunjangan buku, biaya penelitian, serta seminar dan publikasi internasional
- Biaya hidup bulanan dan tunjangan keluarga (khusus S3)
- Biaya transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan biaya kedatangan
- Dana keadaan darurat dan tunjangan pengayaan bahasa untuk jalur penghargaan prestasi
Dengan dukungan biaya ini, penerima beasiswa dapat fokus menyelesaikan studi dan riset tanpa terbebani biaya akademik maupun biaya hidup.
Cara Mengajukan Rekomendasi Kemenpora
Sebelum pendaftaran resmi dibuka, calon peserta diwajibkan mendapatkan surat rekomendasi dari Kemenpora melalui Sitenor. Tahapan awal yang harus dilakukan adalah:
- Registrasi dan pembaruan data di laman Sitenor.
- Mengunggah dokumen pendukung, termasuk rencana studi dan surat pengantar organisasi.
- Ajukan rekomendasi di kanal beasiswa pada Sitenor.
Surat rekomendasi ini menjadi syarat utama sebelum mendaftar ke sistem pendaftaran beasiswa resmi LPDP setelah dibuka.
Jadwal Penting
Beberapa tanggal penting dalam proses awal Beasiswa Keolahragaan 2026 adalah:
- Registrasi akun Sitenor dan unggah dokumen: 2 Januari–5 Februari 2026
- Pengajuan rekomendasi beasiswa Kemenpora: 26 Januari–6 Februari 2026
- Pengumuman hasil rekomendasi: 9 Februari 2026
- Pendaftaran seleksi beasiswa di LPDP: mengikuti jadwal LPDP resmi setelah rekomendasi keluar
Calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen sedini mungkin agar dapat mengikuti seluruh proses seleksi dengan lancar.
Kesimpulan
Beasiswa Bidang Keolahragaan 2026 yang diselenggarakan Kemenpora dan LPDP kembali dibuka untuk atlet aktif, mantan atlet, dan tenaga keolahragaan yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3. Dengan dukungan rekomendasi dari Kemenpora, beasiswa ini memberikan peluang pendidikan tinggi penuh biaya sekaligus membuka jalur pengembangan profesional bagi insan olahraga Indonesia yang berprestasi.


