CampusNet – Pada periode 2026, LPDP membuka pendaftaran Beasiswa SHARE pada 22 Januari hingga 23 Februari 2026, dan mengumumkan hasil seleksi substansi pada 22 Juni 2026. Jadwal ini memberi kesempatan bagi calon pendaftar untuk mempersiapkan diri mengikuti salah satu program beasiswa unggulan LPDP di bidang sosial dan humaniora.
Melalui program ini, LPDP mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang sosial, budaya, humaniora, keagamaan, ekonomi, dan pendidikan. Dengan demikian, program ini memperkuat dimensi sosial dan kemanusiaan, sekaligus membuka peluang strategis bagi individu untuk mengembangkan keilmuan dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Apa Itu Beasiswa SHARE?
Beasiswa SHARE merupakan singkatan dari Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics. Melalui program ini, LPDP mendukung pengembangan keilmuan di bidang sosial dan humaniora yang berdampak langsung bagi masyarakat.
LPDP memberikan kesempatan studi pada jenjang magister (S2) dan doktor (S3), baik di dalam maupun luar negeri, dengan durasi pendanaan maksimal 24 bulan untuk S2 dan 48 bulan untuk S3. Selain itu, peserta yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA) dapat memilih hingga tiga program studi dan perguruan tinggi tujuan. Sementara itu, peserta yang telah memiliki LoA hanya dapat memilih satu program studi sesuai dengan LoA yang dimiliki.
Skema Pendanaan Beasiswa SHARE
LPDP menyediakan dua bentuk skema pendanaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi peserta, sehingga memungkinkan peserta memperoleh dukungan pembiayaan secara menyeluruh maupun sebagian dan membuka peluang yang lebih fleksibel bagi pendaftar dari berbagai latar belakang.
LPDP mengelompokkan pendanaan ke dalam dua kategori. Pertama, pada skema pendanaan penuh, LPDP menanggung seluruh komponen dana pendidikan dan dana pendukung peserta. Kedua, pada skema pendanaan parsial, LPDP dan penerima beasiswa berbagi pembiayaan, baik untuk biaya pendidikan maupun biaya hidup, sesuai dengan pilihan pendaftar.
Melalui skema ini, LPDP memberikan fleksibilitas bagi peserta yang memiliki sumber pendanaan tambahan, namun tetap membutuhkan dukungan pembiayaan.
Komponen Dana yang Diberikan
LPDP merinci komponen pembiayaan yang diberikan kepada peserta untuk menunjang kelancaran studi dan kebutuhan akademik. Melalui dukungan pembiayaan ini, LPDP memungkinkan peserta fokus pada proses pendidikan tanpa terbebani oleh kendala finansial.
Dana Pendidikan
- Biaya pendaftaran
- Uang kuliah
- Tunjangan buku
- Dana penelitian tesis/disertasi
- Dana seminar dan publikasi internasional
Dana Pendukung
- Transportasi
- Visa dan asuransi kesehatan
- Dana hidup bulanan
- Dana kedatangan
- Tunjangan keluarga (khusus doktor)
- Dana darurat dan lomba internasional
Sasaran Pendaftar Beasiswa SHARE
LPDP menargetkan pendaftar dari berbagai latar belakang untuk memperluas akses pendidikan tinggi secara inklusif, dengan demikian program ini menjangkau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) melalui beberapa kategori pendaftar, yaitu:
- Pendaftar umum
- CPNS/PNS/TNI/POLRI
- Pendaftar afirmasi, yang meliputi:
- Putra-putri Papua
- Daerah afirmasi
- Keluarga prasejahtera
- Penyandang disabilitas
Setiap kategori memiliki persyaratan khusus yang disesuaikan dengan latar belakang sosial dan kondisi pendaftar.
Selengkapnya https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/beasiswa-share/beasiswa-share#anchor-1
Signifikansi Beasiswa SHARE bagi Pembangunan Bangsa
Beasiswa SHARE memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan sektor sosial dan humaniora. Bidang-bidang ini sering kali menjadi fondasi bagi transformasi sosial, penguatan budaya, serta perumusan kebijakan publik yang berbasis riset.
Dengan memberikan akses pendidikan tinggi bagi kelompok masyarakat yang beragam, termasuk kelompok afirmasi, Beasiswa SHARE juga berkontribusi dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan kesempatan pendidikan.
Kesimpulan
LPDP merancang Beasiswa SHARE sebagai program strategis untuk mendukung pendidikan tinggi sekaligus memperkuat pembangunan sosial dan humaniora di Indonesia. Dengan menitikberatkan pada bidang sosial, budaya, keagamaan, ekonomi, dan pendidikan, program ini mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul secara akademik dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pada akhirnya, penerima beasiswa menentukan keberhasilan program ini melalui kemampuan mereka mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi solusi konkret atas persoalan sosial yang dihadapi bangsa.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap I 2026 Dibuka: Dua Program Besar untuk S2 & S3


