CampusNet – Akhir-akhir ini, media sosial ramai membicarakan channel Predictive History yang menayangkan video kuliah berjudul Game Theory #3: Rich Dad, Poor Dad, di mana Profesor Jiang menjelaskan secara mendalam faktor-faktor yang menentukan kesuksesan seseorang.
Professor yang berasal dari China dan juga seorang lulusan dari Yale College di bidang sastra Inggris itu mengambil 3 referensi dari penelitian dan buku penting yaitu: The Marsmallow Test by Walter Mischel, Mindset by Carol Dweck dan Peak by K. Anders Ericsson. Perhatikan poin-poin penting berikut ini:
The Marsmallow Test
The Marsmallow Test adalah Eksperimen psikologi terkenal yang menguji para siswa dengan kemampuan menunda kepuasan (delayed gratification) untuk mendapatkan hasil yang berlipat. pada saat eksperimen berlangsung Walter Mischel melihat bahwa ada beberapa siswa yang langsung memakan satu marsmallow dan ada yang menunda untuk mendapatkan dua marsmallow jika berhasil menunggu.
Siswa yang menunda memakan marshmallow mengembangkan kontrol diri, menjaga kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup dibandingkan siswa yang langsung memakannya.
Walter Mischel membuat kesimpulan bahwa sukses adalah menunda kepuasaan untuk perencanaan jangka panjang.
Mindset
Buku karya Carol Dweck menyatakan bahwa orang sukses memiliki pola pikir berkembang, sedangkan orang gagal memiliki pola pikir tetap dan menganggap kemampuan bersifat bawaan.
Orang dengan pola pikir berkembang akan mengevaluasi kegagalan dan berusaha memperbaiki diri. Sebaliknya, orang yang memiliki pola pikir tetap cenderung tidak menerima kegagalan, sulit beradaptasi, dan akhirnya menyerah.
Peak
Sebuah karya K. Anders Ericsson menjelaskan bahwa kesuksesan diraih melalui latihan terarah, tujuan yang jelas, fokus pada kelemahan, serta evaluasi berkelanjutan.
Keahlian tingkat tinggi tidak hanya berasal dari bakat alami, tetapi merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten dan terstruktur.
Kesimpulan
Profesor Jiang menjelaskan bahwa berbagai faktor menentukan kesuksesan seseorang dan kesuksesan tidak terjadi secara instan. Dalam video tersebut, ia juga menegaskan bahwa terdapat tiga cara bagi masyarakat miskin untuk naik kelas, yaitu merantau, menikah dengan orang kaya (marrying up), serta melakukan revolusi atau game reset.
Video tersebut menunjukkan bahwa sistem atau struktur jauh memengaruhi kesuksesan dibandingkan strategi individu, dengan perbandingan 99% berbanding 1%.
baca juga: Beasiswa Generative AI Chapter 4


