AIESEC Future Leaders Winter Peak 2025 Dorong Pemuda Jadi Entrepreneur for Change

CampusNet – Program AIESEC Future Leaders (AFL) Winter Peak 2025 kembali digelar oleh AIESEC in UPN Veteran Jakarta (UPNVJ) dengan mengusung tema “Entrepreneurship for Change”. Program ini dirancang untuk mendorong generasi muda memahami peran kewirausahaan sebagai sarana menciptakan dampak sosial yang nyata di lingkungan sekitar.

Sepanjang November 2025, para delegasi AFL mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada konsep bisnis, tetapi juga pada pengembangan kepemimpinan, kesadaran diri, dan kontribusi sosial. Program ini menjadi ruang eksplorasi bagi pemuda untuk mengasah potensi diri sekaligus membangun solusi kreatif melalui kewirausahaan.

Induction Session Jadi Fondasi Awal Pembelajaran

Rangkaian kegiatan AFL Winter Peak 2025 diawali dengan Induction Session, yang berfungsi sebagai sesi orientasi bagi seluruh peserta. Dalam sesi ini, delegasi diperkenalkan pada gambaran umum program, alur kegiatan, serta ekspektasi pembelajaran yang akan dijalani selama satu siklus AFL.

Induction Session menjadi tahap penting untuk menyatukan pemahaman peserta mengenai tujuan program, sekaligus membangun kesiapan mental sebelum memasuki sesi pembelajaran yang lebih intensif.

Capacity Building Perkuat Dasar Kewirausahaan

Setelah orientasi, peserta mengikuti empat sesi Capacity Building yang dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar kewirausahaan dari berbagai aspek penting.

Sesi pertama, Identifying Opportunities and Validating Business Ideas, dibawakan oleh Angela Hasiana dari Girls Beyond. Pada sesi ini, delegasi belajar mengenali kebutuhan pasar dan memvalidasi ide bisnis agar sesuai dengan permasalahan nyata di masyarakat. Materi ini menjadi fondasi penting sebelum peserta mengembangkan konsep bisnis lebih lanjut.

Sesi kedua berjudul Building Business Models and Strategic Thinking yang disampaikan oleh Surya Aditya. Peserta diajak memahami cara menyusun model bisnis yang terstruktur sekaligus melatih pola pikir strategis dalam melihat peluang dan tantangan usaha secara menyeluruh.

Memasuki sesi ketiga, Financial Planning and Management, Yohana Srikandi membekali delegasi dengan pemahaman dasar pengelolaan keuangan. Mulai dari penyusunan anggaran, pengelolaan arus kas, hingga perencanaan alokasi sumber daya, materi ini menekankan pentingnya aspek finansial agar bisnis dapat berjalan secara berkelanjutan.

Rangkaian Capacity Building ditutup dengan sesi Building Awareness, Marketing, and Customer Relation Management bersama Cornelia Desmonda dari Wall Street English. Pada sesi ini, peserta mempelajari strategi membangun kesadaran merek, mengenalkan produk kepada audiens, serta menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Membangun Pemimpin Muda yang Berorientasi Dampak

Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, delegasi AFL Winter Peak 2025 memperoleh bekal awal sebelum memasuki tahap implementasi bisnis masing-masing. AIESEC in UPNVJ berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diaplikasikan secara nyata untuk menciptakan solusi kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Program ini juga menjadi ruang refleksi bagi peserta untuk mengenali potensi diri dan memahami bagaimana kemampuan personal dapat dikembangkan menjadi kontribusi sosial. AFL tidak hanya menekankan pemahaman konsep kewirausahaan, tetapi juga membentuk karakter pemimpin muda yang peka terhadap isu sekitar dan berani mengambil peran sebagai agen perubahan.

Hal ini tercermin dari testimoni para delegasi. Yunai, salah satu peserta AFL 2025, mengungkapkan bahwa program ini membantunya memahami diri sendiri, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menumbuhkan kepercayaan diri dalam menyampaikan ide. Sementara Rasya menyebut AFL membantunya belajar menjadi pemimpin yang lebih baik sekaligus memahami dasar pemasaran dan perintisan bisnis. Devita juga menambahkan bahwa AFL memberinya pemahaman mendalam tentang kepemimpinan yang berfokus pada dampak, tanggung jawab, dan pertumbuhan berkelanjutan.

Baca juga: AIESEC in UPNVJ Cetak Pemimpin Muda Lewat “The Princess Diaries”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok