5 Strategi Jitu Mahasiswa Menghadapi Ramadan di Kampus

CampusNet – Mahasiswa yang aktif berkuliah saat ini akan menghadapi Ramadan di kampus. Para mahasiswa, terutama mahasiswa perantau biasanya mulai merasa khawatir menghadapi perubahan rutinitas harian yang cukup drastis. Mahasiswa yang biasanya memiliki kegiatan padat harus mempersiapkan mental dan fisik agar kegiatan kuliah tetap berjalan dengan optimal. Perencanaan yang matang sejak jauh hari akan membantu mahasiswa menjalani ibadah Ramadan dengan jauh lebih tenang. Berikut lima langkah strategis yang dapat kamu lakukan demi menyambut bulan penuh berkah ini dengan penuh semangat.

1. Mengatur Pola Tidur Harian

Mahasiswa sebaiknya mulai menyesuaikan jam biologis tubuh sebelum puasa. Mengutip dari berita KompasHealth, kualitas tidur yang baik sangat menentukan performa kognitif otak seseorang. Hindari kebiasaan begadang untuk urusan yang tidak terlalu mendesak bagi mahasiswa. Mahasiswa dapat mengusahakan untuk tidur lebih awal agar bisa bangun tepat waktu saat jam sahur tiba. Langkah kecil ini sangat ampuh untuk mencegah rasa kantuk yang hebat selama perkuliahan berlangsung.

2. Memperhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan

Mahasiswa wajib mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks saat menyantap hidangan sahur. Mengutip dari berita Detik Health, konsumsi buah dan sayuran hijau membantu menjaga istamina tetap stabil. Selain itu, mahasiswa dapat menghitung intake air putih minimal delapan gelas sehari guna mencegah dehidrasi berat selama kuliah. Batasi pula konsumsi gorengan agar kerongkongan tidak merasa kering saat mahasiswa beraktivitas di siang hari. Selain itu, asupan protein yang cukup akan memberikan tenaga ekstra untuk mengerjakan tugas-tugas kampus.

3. Menyusun Jadwal Belajar yang Lebih Fleksibel 

Aktivitas Ramadan di kampus menuntut mahasiswa untuk lebih cerdas dalam mengatur skala prioritas harian. Kerjakanlah tugas-tugas kuliah yang memiliki tingkat kesulitan tinggi sesaat setelah mahasiswa menyelesaikan ibadah subuh. Mengutip dari berita Edukasi Kompas, manajemen waktu yang efektif mampu menurunkan tingkat stres pada mahasiswa. Tips lainnya adalah memasang aplikasi pengingat jadwal agar tidak ada kelas penting yang terlewatkan secara tidak sengaja. Selain itu, pastikan mahasiswa tetap meluangkan waktu untuk beristirahat sejenak di sela-sela waktu belajar, mengingat tenaga yang mahasiswa miliki selama Ramadan dapat berkurang.

4. Mengelola Anggaran Keuangan dengan Teliti 

Harga berbagai bahan pangan biasanya mengalami kenaikan yang cukup signifikan menjelang bulan suci Ramadan. Mahasiswa harus mencatat setiap pengeluaran harian dengan detail agar uang saku tidak cepat habis. Mengutip dari berita konde, perencanaan keuangan yang matang mampu menahan keinginan belanja yang bersifat impulsif. Beberapa masjid kampus tertentu memiliki program buka puasa gratis yang yang dapat bermanfaat bagi mahasiswa guna menghemat biaya hidup. Strategi ini sangat membantu mahasiswa perantau dalam menjaga uang saku hingga hari raya tiba.

5. Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Relasi Sosial 

Mahasiswa dapat bergabung dengan organisasi keagamaan di universitas guna memperdalam ilmu agama selama bulan penuh ampunan ini. Lingkungan sosial yang positif akan memberikan semangat tambahan saat rasa lemas mulai menyerang tubuh. Nikmatilah setiap momen berharga selama Ramadan ini untuk memperluas jaringan pertemanan baru di lingkungan pendidikan. Kebersamaan dengan teman seperjuangan selama Ramadan di kampus akan membuat ibadah puasa terasa jauh lebih ringan dan bermakna.

Baca Juga: 10 Politeknik Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Januari 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *