CampusNet – Mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Sebanyak lima mahasiswa berhasil meraih empat medali dalam kompetisi internasional 2nd International Student Competition (ISC) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Prestasi tersebut terdiri dari satu medali emas dan tiga medali perunggu, yang diraih melalui berbagai inovasi di bidang pangan dan kesehatan berkelanjutan.
Raih Emas Lewat Inovasi Pangan Ramah Lingkungan
Medali emas diraih melalui karya inovatif berjudul “SEED UP: Energy Gel from Cempedak Seed in Eco-Friendly Packaging”. Inovasi ini mengolah biji cempedak menjadi gel energi yang bernilai gizi tinggi.
Tak hanya fokus pada nutrisi, produk ini juga menggunakan kemasan bioplastik ramah lingkungan, sehingga mendukung konsep keberlanjutan dalam industri pangan. Inovasi ini dinilai sebagai solusi pangan fungsional yang tidak hanya sehat, tetapi juga peduli lingkungan.
Tiga Medali Perunggu untuk Inovasi Kesehatan
Selain emas, mahasiswa ULM juga meraih tiga medali perunggu melalui inovasi di bidang kesehatan masyarakat, khususnya untuk wilayah lahan basah.
Beberapa inovasi tersebut antara lain:
- BASUMANGAT: film larut cepat berbasis tanaman balangeran sebagai terapi komplementer diabetes
- SANTAR: gummy nano dari daun kelakai untuk membantu pencegahan stunting
- Herbal Nanospray Inhaler: inhaler berbasis minyak atsiri daun balik angin sebagai terapi pendukung kanker paru
Ketiga inovasi ini menggabungkan pendekatan teknologi dengan bahan alami lokal, sehingga relevan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia.
Angkat Potensi Lokal ke Level Global
Keberhasilan mahasiswa ULM ini tidak lepas dari kemampuan mereka dalam mengangkat potensi sumber daya lokal menjadi inovasi berkelas internasional.
Mulai dari biji cempedak, daun kelakai, hingga tanaman obat khas lahan basah, semuanya diolah menjadi solusi inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Rektor ULM pun mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat global melalui inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Bukti Daya Saing Mahasiswa Indonesia
Ajang 2nd ISC 2026 sendiri merupakan kompetisi internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk menampilkan karya inovatif mereka. Kompetisi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Universiti Putra Malaysia.
Prestasi mahasiswa ULM ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi berbasis pangan fungsional dan kesehatan berkelanjutan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.


