Layani Pemudik 24 Jam di Stasiun Senen dan 4 Titik Strategis
CampusNet – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, dosen Farmasi Universitas Medika Suherman, apt. Kusno Haryanto, S.Farm., M.Farm, turut ambil bagian dalam Pos Kesehatan Mudik 2026 yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan.
Kegiatan ini berlangsung selama 12–26 Maret 2026 dengan sistem pelayanan 24 jam penuh yang dibagi ke dalam dua shift. Salah satu titik utama pelayanan kesehatan berada di Stasiun Pasar Senen, yang menjadi pusat mobilitas pemudik setiap tahunnya.
Tim Medis Siaga 24 Jam untuk Pemudik
Sebanyak 34 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari:
- 10 dokter
- 10 perawat
- 1 apoteker
- Sisanya merupakan sopir ambulans
Tim medis bertugas memberikan layanan kesehatan darurat, pemeriksaan ringan, hingga penanganan awal bagi pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.
Dengan sistem kerja bergilir, seluruh tenaga kesehatan memastikan pelayanan tetap optimal selama 24 jam tanpa henti.
Lima Titik Strategis Jalur Mudik
Pos kesehatan ini tidak hanya beroperasi di Stasiun Senen, tetapi juga tersebar di lima titik penting jalur mudik, yaitu:
- Stasiun Pasar Senen
- Terminal Pulo Gebang
- Pelabuhan Merak
- Pelabuhan Tanjung Priok
- Indramayu
Lokasi ini dipilih karena merupakan jalur utama pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran.
Berangkat dari Pengalaman Relawan Bencana

Menariknya, seluruh tenaga medis yang bertugas merupakan alumni relawan kesehatan yang sebelumnya diterjunkan oleh DPP PDI Perjuangan saat bencana banjir di Pulau Sumatera pada akhir 2025.
Saat itu, apt. Kusno Haryanto bertugas di wilayah Padang, Kepulauan Mentawai, dan Kabupaten Agam. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menangani kondisi darurat dan pelayanan kesehatan di lapangan.
Komitmen Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat
Partisipasi dosen Universitas Medika Suherman dalam Pos Kesehatan Mudik 2026 menjadi bukti nyata kontribusi tenaga akademisi dalam kegiatan kemanusiaan dan pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, serta mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat jika dibutuhkan.
Penutup
Kehadiran tenaga medis di titik-titik strategis jalur mudik menjadi langkah penting dalam mengantisipasi risiko kesehatan selama perjalanan. Universitas Medika Suherman terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan melalui peran aktif dosen dan tenaga kesehatannya.

