CampusNet – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (PEMA USU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Senin (15/6/2026). Aksi ini membawa fokus tuntutan terkait penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dan lonjakan harga kebutuhan pokok.
Massa aksi terpantau mulai berkumpul di depan Gedung Biro Rektor Kampus USU, Padang Bulan, sejak pagi hari. Menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, massa mulai bergerak melakukan konvoi menggunakan sepeda motor menuju Gedung DPRD Sumut yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan.
Fokus Tuntutan: BBM dan Stabilitas Harga Pangan
Presiden Mahasiswa (Presma) USU mengonfirmasi bahwa estimasi massa yang turun ke jalan hari ini mencapai sekitar 300 orang. Gerakan ini dipicu oleh keresahan mahasiswa terhadap kebijakan ekonomi nasional yang dinilai semakin memberatkan daya beli masyarakat di daerah.
Ada tiga poin utama yang menjadi tuntutan PEMA USU dalam aksi hari ini:
- Membatalkan Kenaikan BBM: Mendesak pemerintah pusat untuk meninjau ulang kebijakan kenaikan harga BBM non-subsidi yang dinilai memicu efek domino bagi sektor ekonomi lainnya.
- Stabilisasi Harga Bahan Pokok: Menuntut pemerintah daerah dan pusat segera mengendalikan harga komoditas pangan yang terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.
- Evaluasi Kebijakan Ekonomi: Meminta legislatif di DPRD Sumut untuk menyampaikan aspirasi daerah ke tingkat pusat agar mengevaluasi arah kebijakan ekonomi nasional yang dinilai kontraproduktif bagi kesejahteraan rakyat kecil.
Arus Lalu Lintas dan Pengamanan di Lapangan
Iring-iringan konvoi mahasiswa yang bergerak dari Jalan Dr. Mansyur menuju Jalan Imam Bonjol sempat memicu perlambatan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama Kota Medan yang dilalui massa.
Pihak kepolisian setempat telah menyiagakan personel pengamanan di sekitar kompleks Gedung DPRD Sumut guna mengawal jalannya penyampaian aspirasi agar tetap kondusif. Hingga berita ini diturunkan, massa aksi dilaporkan telah tiba di lokasi dan sedang bersiap melakukan orasi di depan gerbang parlemen.
Bagi pengendara yang akan melintasi kawasan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pengadilan siang hingga sore ini, diimbau untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kepadatan arus kendaraan.

