CampusNet – Lembaga analisis pendidikan tinggi global, Quacquarelli Symonds (QS), resmi merilis daftar peringkat universitas terbaik sedunia melalui QS World University Rankings (WUR) 2027.
Dalam rilis terbaru ini, peta persaingan perguruan tinggi di tanah air mengalami perubahan yang cukup signifikan. Tercatat ada 20 universitas terbaik di Indonesia yang berhasil menembus pemeringkatan dunia tahun ini.
Namun, angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan edisi QS WUR 2026 yang menyertakan 26 perguruan tinggi. Artinya, terdapat 6 kampus di Indonesia yang tereliminasi atau keluar dari daftar peringkat dunia edisi terbaru ini. Dari total 20 kampus yang bertahan, komposisinya terdiri atas 16 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 4 Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
7 Universitas di Indonesia yang Naik Peringkat Global
Di tengah ketatnya persaingan global, kabar baik datang dari 7 kampus terbaik di Indonesia yang sukses mendongkrak posisi mereka secara internasional. Berikut adalah daftar kampus yang berhasil naik peringkat pada QS WUR 2027:
- Universitas Gadjah Mada (UGM): Melesat dari ranking 224 ke peringkat 206 dunia.
- Universitas Airlangga (Unair): Naik dari ranking 287 ke peringkat 276 dunia.
- Universitas Padjadjaran (Unpad): Naik dari ranking 515 ke peringkat 496 dunia.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Naik dari ranking 509 ke peringkat 497 dunia.
- Universitas Brawijaya (UB): Naik dari ranking 680 ke peringkat 616 dunia.
- Universitas Hasanuddin (Unhas): Naik dari rentang 951-1.000 ke peringkat 851-900 dunia.
- Universitas Sebelas Maret (UNS): Naik dari rentang 1.001-1.200 ke peringkat 951-1.000 dunia.
Daftar Lengkap 20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Bagi Anda yang sedang merencanakan studi atau ingin mengetahui perkembangan kualitas pendidikan tinggi di tanah air, berikut adalah urutan peringkat universitas Indonesia di kancah dunia versi QS WUR 2027 lengkap dengan perbandingannya dari tahun sebelumnya:
| No | Nama Perguruan Tinggi | Peringkat Dunia 2027 | Peringkat Dunia 2026 |
| 1 | Universitas Indonesia (UI) | 191 | 189 |
| 2 | Universitas Gadjah Mada (UGM) | 206 | 224 |
| 3 | Universitas Airlangga (Unair) | 276 | 287 |
| 4 | Institut Teknologi Bandung (ITB) | 287 | 255 |
| 5 | Institut Pertanian Bogor (IPB University) | 419 | 399 |
| 6 | Universitas Padjadjaran (Unpad) | 496 | 515 |
| 7 | Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) | 497 | 509 |
| 8 | Universitas Brawijaya (UB) | 616 | 680 |
| 9 | Universitas Diponegoro (Undip) | 662 | 624 |
| 10 | Universitas Hasanuddin (Unhas) | 851-900 | 951-1.000 |
| 11 | Universitas Bina Nusantara (Binus University) | 901-950 | 851-900 |
| 12 | Universitas Sebelas Maret (UNS) | 951-1.000 | 1.001-1.200 |
| 13 | Universitas Sumatera Utara (USU) | 1.001-1.200 | 1.001-1.200 |
| 14 | Telkom University (Tel-U) | 1.201-1.400 | 1.001-1.200 |
| 15 | Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) | 1.201-1.400 | 1.201-1.400 |
| 16 | Universitas Andalas (Unand) | 1.401+ | 1.401+ |
| 17 | Universitas Negeri Padang (UNP) | 1.401+ | 1.401+ |
| 18 | Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) | 1.401+ | 1.201-1.400 |
| 19 | Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) | 1.401+ | 1.201-1.400 |
| 20 | Universitas Trisakti (Usakti) | 1.401+ | 1.201-1.400 |
Daftar 6 Kampus yang Keluar dari Pemeringkatan QS WUR 2027
Sebagaimana disebutkan di awal, terdapat pengurangan 6 kampus dalam daftar terbaru ini. Keenam kampus tersebut sebelumnya sukses bertengger di QS WUR 2026, tetapi absen di edisi 2027. Berikut daftarnya:
- Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung (Peringkat 2026: 1.201-1.400)
- Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya (Peringkat 2026: 1.401+)
- Universitas Negeri Malang (UM) (Peringkat 2026: 1.401+)
- Universitas Syiah Kuala (USK) (Peringkat 2026: 1.401+)
- Universitas Islam Indonesia (UII) (Peringkat 2026: 1.401+)
- Universitas Kristen Petra (Peringkat 2026: 1.401+)
Metodologi dan Indikator Penilaian QS WUR 2027
Penilaian yang dilakukan oleh QS World University Rankings didasarkan pada metodologi ketat yang menitikberatkan beberapa aspek fundamental perguruan tinggi. Pihak QS mempertahankan indikator dan bobot yang sama dengan edisi sebelumnya, yaitu:
- Research and Discovery (Bobot 50%): Mengukur Academic Reputation (30%) serta Citations per Faculty atau jumlah sitasi per fakultas (20%).
- Employability and Outcomes (Bobot 20%): Menilai reputasi lulusan di mata pemberi kerja melalui Employer Reputation (15%) dan keterserapan kerja lewat Employment Outcomes (5%).
- Global Engagement (Bobot 15%): Terdiri dari International Research Network (5%), International Faculty Ratio (5%), dan International Student Ratio (5%).
- Learning Experience (Bobot 10%): Dihitung berdasarkan rasio dosen terhadap mahasiswa (Faculty Student Ratio).
- Sustainability (Bobot 5%): Menilai komitmen kampus terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan (Sustainability).
Perubahan peringkat yang fluktuatif ini diharapkan dapat memacu seluruh instansi pendidikan tinggi di Indonesia—baik PTN maupun PTS—untuk terus meningkatkan mutu pengajaran, jejaring global, serta output riset agar mampu bersaing lebih kuat di masa mendatang.

