Babak Baru Sri Mulyani: Dari Menkeu RI ke Dewan Pengurus Gates Foundation

CampusNet – Sri Mulyani Indrawati, salah satu ekonom paling berpengaruh di Indonesia dan dunia, kembali mencatatkan babak baru dalam kariernya setelah masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia berakhir pada akhir 2025. Pada 12 Januari 2026, yayasan filantropi global yang didirikan oleh Bill & Melinda Gates, Bill & Melinda Gates Foundation (sering disebut Gates Foundation), secara resmi mengangkat Sri Mulyani sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board).

Apa Itu Gates Foundation?

Gates Foundation adalah salah satu organisasi filantropi terbesar di dunia yang fokus pada isu-isu global seperti:

  • Kesehatan global
  • Pengentasan kemiskinan ekstrem
  • Peningkatan kualitas pendidikan dan peluang ekonomi

Yayasan ini mengelola dana triliunan dolar untuk program-program yang berdampak langsung terhadap kehidupan jutaan orang di berbagai negara.

Peran Sri Mulyani di Gates Foundation

Sebagai anggota Dewan Pengurus, Sri Mulyani bukan bekerja secara operasional sehari-hari seperti staf program—melainkan berada di posisi strategis yang menentukan arah dan tata kelola yayasan. Perannya mencakup:

  • Memberi perspektif dan saran strategis berdasarkan pengalaman globalnya dalam kebijakan ekonomi dan pembangunan.
  • Mengawasi alokasi sumber daya untuk memastikan efektivitasnya dalam mencapai tujuan utama yayasan.
  • Bekerja sama dengan pemimpin dunia lainnya di dewan, termasuk Bill Gates, CEO Mark Suzman, dan beberapa tokoh global lain dalam menetapkan arah jangka panjang organisasi.

Posisinya di dewan ini mencerminkan kepercayaan Gates Foundation terhadap kapasitas Sri Mulyani untuk berkontribusi dalam isu-isu global yang sangat kompleks.

Alasan Penunjukan Sri Mulyani

Gates Foundation menyebutkan beberapa alasan utama yang mendasari penunjukan Sri Mulyani:

  1. Rekam jejak globalnya:
    Sebelum menjadi Menkeu, Sri Mulyani pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia, sebuah pengalaman yang dinilai sangat relevan dalam konteks pembangunan global.
  2. Kepemimpinan dalam kebijakan ekonomi:
    Keahliannya dalam reformasi kebijakan fiskal dan pembangunan inklusif dianggap sangat berharga dalam menyusun strategi untuk mencapai tujuan-tujuan sosial dan ekonomi yayasan.
  3. Kolaborasi yang telah terjalin lama:
    Sri Mulyani menyatakan bahwa kolaborasinya dengan Gates Foundation sebenarnya telah berjalan hampir satu dekade, terutama dalam kajian pemanfaatan teknologi untuk memperluas kesempatan dan memperkuat pembangunan yang inklusif.

Prioritas Gates Foundation

Dalam beberapa tahun ke depan, yayasan ini berkomitmen untuk memfokuskan sumber daya pada tiga area besar:

  • Mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah
  • Mengurangi dampak penyakit menular yang mematikan bagi generasi muda
  • Mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kehidupan yang lebih sejahtera

Sri Mulyani menyatakan bahwa ia merasa terhormat dan termotivasi bisa berkontribusi pada misi yayasan pada periode yang penuh tantangan sekaligus peluang ini.

Apa Maknanya bagi Indonesia?

Penunjukan Sri Mulyani ke posisi ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menunjukkan bahwa figur Indonesia mendapat pengakuan di panggung global, terutama di bidang kebijakan pembangunan dan ekonomi. Kontribusi strategisnya di Gates Foundation berpotensi memperkuat posisi Indonesia dalam diskusi-diskusi penting terkait pembangunan global dan agenda filantropi internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *