Dorong Literasi Gizi Berbasis AI, Mahasiswa UMS Raih 4 Penghargaan di Ajang Internasional

CampusNet – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi di kancah global melalui inovasi teknologi yang berdampak sosial. Pada ajang SDGs Pitch Competition yang digelar dalam rangkaian International Youth Excursion Network (IYEN) #20 di Kuala Lumpur, Malaysia, tim mahasiswa berhasil meraih empat penghargaan sekaligus atas karya inovatif mereka yang mendorong literasi gizi berbasis kecerdasan buatan (AI).

NutriTone: Aplikasi AI untuk Literasi Gizi Praktis

Inovasi unggulan tersebut bernama NutriTone, sebuah aplikasi kesehatan berbasis AI yang dirancang untuk membantu masyarakat memahami kandungan gizi makanan secara lebih mudah dan personal. Aplikasi ini bekerja dengan cara memindai foto makanan menggunakan kamera ponsel, lalu menganalisis komponen nutrisi, jumlah kalori, serta risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan. Hasilnya disertai rekomendasi otomatis yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

NutriTone dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya literasi gizi yang masih terjadi di banyak komunitas Indonesia. Dengan fitur yang intuitif dan berbasis data, aplikasi ini diharapkan dapat membantu pengguna menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Kolaborasi Lintas Universitas

Proyek ini dibuat oleh Muhammad Raihan Arrasyid, mahasiswa Program Studi Psikologi UMS, bekerja sama dengan tim lintas kampus yang melibatkan mahasiswa dari beberapa universitas di Indonesia, termasuk Universitas Riau (UNRI), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Brawijaya (UB), Poltekkes Kemenkes Surabaya, Universitas Cendekia Mitra Indonesia (UNICIMI), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa integrasi keilmuan dari perspektif psikologi, teknologi, hingga kesehatan sangat penting dalam menciptakan solusi teknologi yang tidak hanya inovatif secara teknis, tetapi juga relevan secara sosial.

Penghargaan Bergengsi di IYEN 2025

Prestasi yang diraih oleh Raihan dan tim di SDGs Pitch Competition tidak main-main. Mereka berhasil membawa pulang empat penghargaan utama, yaitu:

  • 1st Best Project Innovation
  • 2nd Best Presentation
  • 3rd Best Video Innovation
  • Best Team

Keempat penghargaan tersebut mencerminkan kualitas ide, kekuatan data pendukung, kemampuan komunikasi tim dalam mempresentasikan gagasan, serta kreativitas visual dalam media video inovasi yang dibuat.

Keterkaitan dengan SDGs

NutriTone memiliki hubungan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin Good Health and Well-Being (Kesehatan dan Kesejahteraan). Aplikasi ini dirancang untuk membantu mencegah penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes, dan hipertensi melalui edukasi gizi yang praktis dan berbasis teknologi digital.

Dengan memberikan rekomendasi nutrisi yang personal dan mudah dipahami, NutriTone berpotensi berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara luas serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.

Pengalaman Internasional yang Berkesan

Dikutip dari news.ums.ac.id, bagi Muhammad Raihan, ajang SDGs Pitch Competition di Malaysia menjadi pengalaman internasional pertamanya mengikuti kompetisi skala besar. Raihan menyatakan bahwa meraih empat penghargaan sekaligus merupakan pencapaian yang membanggakan dan tak terduga.

Kesuksesan ini menjadi bukti bahwa karya mahasiswa Indonesia — khususnya dari UMS — mampu bersaing di panggung internasional. Selain menunjukkan kemampuan teknis dan kreativitas tim, prestasi ini juga mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan inovasi mahasiswa di kampus tersebut.

Kesimpulan

Prestasi mahasiswa UMS dengan inovasi NutriTone menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan solusi teknologi yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memudahkan pemahaman gizi, karya ini memberikan contoh nyata bagaimana inovasi digital dapat selaras dengan tujuan pembangunan global. Keberhasilan ini turut mengangkat nama UMS di forum internasional dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok