Tak Kalah dari Spanyol, Korea Berhasil Ubah Sel Tumor Untuk Bunuh Kanker!

CampusNet – Setelah muncul berita Dr. Barbacid yang mampu sembuhkan kanker Pankreas, kini Ilmuwan Korea juga menyatakan mampu mengubah sel tumor menjadi obat kanker. Penelitian yang sudah dipublikasikan sejak 2025 ini kembali menjadi pembicaraan dengan adanya pemberitaan dari Dr. Barbacid. Pasalnya, penelitian terkait pengobatan kanker dan tumor mulai jadi perhatian masyarakat di media sosial.

Penelitian yang menjadi kajian Prof. Ji-Ho Park dan Dr. Jun-He Han fokus pada pengubahan sel tumor untuk membunuh sel kanker dalam tubuh. Melansir dari Kaist News, sel imun (makrofag) yang membunuh kanker sebenarnya ada pada sebuah sel tumor dalam tubuh. Sayangnya, sel imun ini tidak bisa bekerja karena mendapat tekanan oleh tumor itu sendiri. Sehingga, untuk mengatasi keterbatasan ini, peneliti mengembangkan pendekatan untuk mengubah sel imun dalam tumor menjadi terapi sel kanker.

Melalui Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), para peneliti telah mengembangkan sebuah obat untuk membunuh kanker. Obat ini nantinya akan mengaktifkan sel imun dalam tumor dan balik untuk membunuh sel kanker. Ilmuwan akan menyuntikkan obat ini ke sel tumor agar mampu memproduksi CAR (a cancer-recognized device). CAR ini yang nantinya menjadi CAR-makrofag yang akan menjadi sel anti kanker.

Kesulitan Mengubah Sel Tumor Untuk Bunuh Kanker

Meskipun CAR-makrofagterlihat sangat menjanjikan, namun penelitian ini mengalami hambatan yang besar. Melansir dari screendaily.com, peneliti perlu mengumpulkan sel imun ini dari darah pasien, mengembangkannya di lab, dan memasukkannya kembali ke tubuh pasien. Hal ini membutuhkan proses yang sangat lama, mahal, dan sulit untuk bisa menjadi praktik klinis di masyarakat.

Menghadapi tantangan ini, tim peneliti dari KAIST mencoba mengembangkan sel imun ini langsung di dalam tubuh manusia. Peneliti mulai mencoba metode baru dengan mendesain nano partikel lipid yang membawa informasi sel imun menjadi sel anti kanker. Secara sederhana, partikel ini nantinya akan memproduksi otomatis sel imun yang bisa membunuh sel kanker secara otomatis dalam tubuh manusia.

Hasil Menjanjikan Pada Uji Coba Binatang

Metode ini sudah teruji pada binatang yang terinfeksi melanoma (kanker kulit berbahaya yang berasal dari melanosit). Hasilnya menunjukkan hasil yang sangat positif setelah tumor menerima injeksi. Sel imun menunjukkan potensi menjadi sel imun yang luas dan menyebar ke seluruh tubuh. Hal ini memungkinkan sel-sel kanker yang belum terdeteksi, mampu tereliminasi oleh sel imun.

Meski belum adanya uji coba metode ini pada manusia, hal ini menjadi hal positif terkait dunia penelitian di bidang kesehatan. Ke depannya, tentu lulusan dan akademisi di berbagai universitas dunia mampu mengembangkan penelitian ini untuk perkembangan yang lebih sempurna. Tidak menutup kemungkinan akan adanya peneliti yang berasal dari Indonesia, mengingat sudah banyaknya orang Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi di Korea.

Baca juga: Ilmuwan Spanyol Berhasil Sembuhkan Kanker Pankreas!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok