CampusNet – Ilmuwan asal Spanyol, Dr. Mariano Barbacid berhasil menyembuhkan kanker pankreas pada penelitian terbaru bersama rekan-rekan setimnya. Terobosan dari Penelitian Kanker Nasional Spanyol (NCIO) ini mendapat respons positif karena dapat memusnahkan kanker dan mencegahnya muncul kembali. Hal ini sangat sulit dilakukan karena kanker pankreas memilki peluang sembuh hanya sebesar 5% saja.
Dokter dengan gelar Ph.D ini telah melakukan penelitian bersama grup penelitinya sejak 1978 berfokus pada molekul penyebab tumor. Pada 1982, grup penelitiannya berhasil menemukan gen spesifik yang menjadi penyebab kanker, serta identifikasi pertama perkembangan kanker pada manusia.
Pada penelitian terbarunya, Dr. Mariano berhasil memusnahkan kanker pankreas secara penuh pada sebuah tikus percobaan dan mencegah kanker tersebut muncul kembali.
Bahaya Kanker Pankreas
Melansir Alodokter.com, kanker pankreas adalah kanker yang menyerang organ pankreas dan sering kali tidak terdeteksi pada stadium awal dan bisa menyebabkan tumor. Gejalanya biasa muncul ketika sudah stadium akhir dan sudah menyerang organ lain. Apabila sudah stadium akhir dan menyerang organ lain, kanker ini dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain. Komplikasi ini seperti, penyakit kuning, nyeri perut, penyumbatan usus, dan penyebaran ke organ lain.
Peluang penderita bisa bertahan hidup hingga 5 tahun setelah mendapat diagnosis, hanya sebesar 9%. Penanganan pada pasien kanker pankreas juga bukan untuk menghilangkan, namun untuk mencegah kanker ke organ lain. Pengobatan untuk pasien kanker pankreas biasanya adalah kemoterapi, radioterapi, maupun operasi.
Bagaimana Memusnahkan Kanker dari Tubuh?
Melalui penelitian Dr. Mariano Barbacid, ada prosedur yang bisa dilakukan untuk memusnahkan tumor pada pankreas. Mengutip dari Health-detik.com, prosedur yang efektif dalam memusnahkan kanker adalah memotong “jalur pelarian” atau resistensi. Tim Dr. Mariano mencoba menyerang kanker melalui 3 titik, yakni:
- Inhibitor Kras eksperimental
- Obat yang sudah disetujui untuk kanker paru-paru
- Degrader protein khusus
Hasilnya, dari 3 model yang berbeda tumor menghilang sepenuhnya tanpa menunjukkan efek samping yang signifikan. Tidak adanya residu yang terlihat setelah menjalani terapi ini, sehingga bisa dibilang ini adalah langkah awal pengobatan berhasil pada kanker yang pernah ada.
Perkembangan Lebih Lanjut
Penelitian Dr. Mariano masih pada tahap pemusnahan tumor pada binatang uji coba. Namun, penelitian pada binatang merupakan langkah yang baik untuk melakukan eksperimen lebih lanjut kepada manusia. Dalam waktu dekat, Dr. Mariano dan timnya akan segera melakukan terapi ini pada pasien manusia. Melihat hasil yang baik pada binatang, hal ini menjadi sinyal positif untuk menyembuhkan penyakit serupa pada manusia.
Baca juga: Smart Stroke: Inovasi Smartwatch Mahasiswa UMS Raih Silver Medal di I2ASPO 2025


