Kampus-kampus di Selandia Baru Kini Menerima Duolingo English Test sebagai Syarat Mahasiswa Asing

CampusNet – Peluang kuliah di luar negeri makin terbuka bagi pelajar Indonesia. Beberapa universitas di Selandia Baru (New Zealand) kini secara resmi menerima Duolingo English Test (DET) sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris untuk pendaftaran mahasiswa asing. Hal ini berarti calon mahasiswa internasional bisa lebih fleksibel dalam memenuhi persyaratan bahasa tanpa harus mengikuti tes tradisional seperti IELTS atau TOEFL.

Langkah ini mencerminkan tren global di mana institusi pendidikan tinggi memperluas jenis tes bahasa Inggris yang mereka terima. Duolingo English Test dikenal sebagai tes bahasa Inggris digital yang praktis dan cepat, dengan hasil dapat diterima langsung dalam waktu singkat setelah ujian tanpa perlu membuat jadwal ujian jauh-jauh hari.

Duolingo English Test: Alternatif Praktis Tes Bahasa Inggris

Duolingo English Test adalah tes kemampuan bahasa Inggris berbasis online yang bisa diambil dari mana saja. Siswa hanya memerlukan perangkat dengan koneksi internet untuk mengikuti tes ini, tanpa perlu hadir di pusat ujian. Hasil tes biasanya keluar dalam hitungan hari sehingga memudahkan pelamar yang ingin segera melengkapi persyaratan pendaftaran kuliah.

Menurut sejumlah panduan universitas, skor Duolingo juga semakin diakui untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana hingga pascasarjana, dan memiliki rentang nilai yang setara dengan standar kemampuan bahasa Inggris lain seperti IELTS atau TOEFL.

Daftar Universitas di Selandia Baru yang Menerima Duolingo

Beberapa kampus di Selandia Baru yang diketahui telah menerima Duolingo English Test untuk pendaftaran mahasiswa internasional antara lain:

  • University of Otago
  • Massey University
  • University of Canterbury
  • Victoria University of Wellington
  • University of Waikato
  • Auckland University of Technology (AUT)
    Daftar ini berdasarkan informasi yang dilaporkan oleh sumber pendidikan luar negeri tentang pengakuan tes Duolingo di institusi setempat.

Masing-masing kampus menetapkan skor minimum Duolingo tertentu sesuai program studi dan jenjang pendidikan yang dituju. Sebagai contoh, beberapa universitas mensyaratkan skor DET sekitar 100–120 untuk memenuhi standar bahasa Inggris pendaftaran mereka.

Keuntungan Menggunakan Duolingo English Test

Penerimaan Duolingo oleh universitas Selandia Baru punya sejumlah manfaat bagi calon mahasiswa internasional:

  • Proses pendaftaran jadi lebih fleksibel, karena tes bisa diambil secara online dari rumah.
  • Hasil tes yang cepat keluar membantu calon mahasiswa menyelesaikan persyaratan pendaftaran lebih efisien.
  • Biaya tes relatif lebih terjangkau dibanding beberapa tes bahasa tradisional, sehingga membuka akses lebih luas bagi pelajar di negara berkembang.

Kebijakan ini dapat mengurangi beban calon mahasiswa yang sebelumnya harus mengikuti ujian bahasa Inggris konvensional di pusat tes tertentu atau mempersiapkan perjalanan luar negeri untuk mengikuti ujian tersebut.

Apa Artinya bagi Calon Mahasiswa Indonesia?

Dengan makin banyaknya kampus di Selandia Baru yang menerima Duolingo English Test, peluang mahasiswa Indonesia untuk kuliah di negara tersebut menjadi lebih besar dan lebih mudah diakses. Calon mahasiswa bisa memenuhi syarat bahasa Inggris tanpa harus mengambil tes tradisional, sehingga proses pendaftaran menjadi lebih cepat dan fleksibel.

Namun perlu diperhatikan bahwa meskipun Duolingo diterima oleh banyak universitas, persyaratan bahasa dan skor minimum tetap ditentukan oleh masing-masing institusi. Calon pelamar sebaiknya mengecek langsung persyaratan bahasa Inggris pada program studi yang mereka lamar agar sesuai dengan standar yang diberlakukan.

Kesimpulan

Perubahan penerimaan standar bahasa Inggris ini menjadi kabar baik bagi pelajar Indonesia dan calon mahasiswa luar negeri lainnya. Dengan menerima Duolingo English Test, universitas di Selandia Baru memberi pilihan yang lebih fleksibel dan cepat dalam memenuhi syarat bahasa Inggris, serta membuka peluang lanjut kuliah di luar negeri tanpa harus selalu bergantung pada tes tradisional.

Baca juga: Beasiswa Freeman Asian Program 2026–2027: Kuliah Gratis 4 Tahun di Amerika Serikat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *