CampusNet – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) resmi membuka pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree RI-Australia Bidang Bahasa Inggris untuk tahun 2026. Program beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara Kemenag, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Australia Awards in Indonesia, yang ditujukan untuk memperkuat kompetensi akademik tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan alumni perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.
Beasiswa ini dikenal sebagai program Split-Site Master’s Program (SSMP) Cohort 10, yakni skema beasiswa yang memungkinkan penerima memperoleh dua gelar Master sekaligus (double degree) dalam jangka waktu sekitar 2,5 tahun.
Perguruan Tinggi Mitra dan Program Studi
Penerima beasiswa akan mengikuti program S2 di dua kampus berbeda:
- Magister Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Sunan Ampel Surabaya (Indonesia)
- Master Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL) di University of Canberra (Australia)
Kombinasi dua program ini memberi pengalaman pendidikan internasional dan peluang jejaring global bagi calon akademisi maupun profesional pendidikan.
Siapa yang Bisa Mendaftar
Beasiswa Double Degree RI-Australia ini ditujukan untuk beberapa kelompok sasaran, yaitu:
- Pendidik seperti guru dan dosen
- Tenaga kependidikan serta pegawai di lingkungan Kemenag
- Alumni perguruan tinggi keagamaan
- Peserta PBSB (Program Beasiswa Santri Berprestasi)
- Equity target groups, termasuk perempuan kelompok rentan, pelamar dari provinsi sasaran pemerataan, dan penyandang disabilitas
Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree Kemenag
Beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi pelamar antara lain:
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal IELTS 6.0 atau TOEFL ITP 500 yang masih berlaku hingga minimal pertengahan 2026.
- Lulusan S1 atau D4 dari seluruh program studi dengan IPK minimal 3,00 (skala 4,00).
- Usia pelamar maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026 (cek kategori khusus equity target untuk ketentuan skor lebih rendah).
- Memiliki ijazah terakhir dan belum pernah atau sedang mengambil jenjang Magister (S2).
- Surat rekomendasi dari instansi terkait atau tokoh masyarakat/akademisi.
- Personal Statement/Motivation Essay dan rencana studi (study plan) yang lengkap saat pendaftaran.
- Tidak sedang menerima pembiayaan pendidikan atau beasiswa lain; dan tidak mendaftar sebagai ASN (CPNS/PPPK) selama status beasiswa.
Untuk kelompok equity target seperti pelamar dari wilayah tertinggal atau penyandang disabilitas, IPK minimal yang dibutuhkan adalah 2,75, dengan skor bahasa Inggris minimal setara IELTS 5,0 atau TOEFL ITP 450.
Jadwal Seleksi & Pendaftaran
Jadwal resmi yang berlaku dalam pendaftaran beasiswa ini adalah:
- Pendaftaran beasiswa: 25 Januari – 15 Februari 2026
- Seleksi administrasi: 15–17 Februari 2026
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 18 Februari 2026
- Tes bakat skolastik: 20 Februari 2026
- Seleksi wawancara: 23–25 Februari 2026
- Seleksi lanjutan (termasuk IELTS dan wawancara Australia Awards): April 2026
- Pengumuman kelulusan: Juni 2026
Calon pelamar harus memastikan semua berkas pendaftaran sudah lengkap dan terunggah melalui situs resmi Beasiswa Kemenag (beasiswa.kemenag.go.id) sebelum periode pendaftaran berakhir.
Kesimpulan
Program Beasiswa S2 Double Degree RI-Australia Bidang Bahasa Inggris dari Kemenag merupakan kesempatan pendidikan tinggi yang sangat strategis bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan alumni perguruan tinggi keagamaan Indonesia untuk mendapatkan pengalaman akademik global melalui dua gelar Master. Dengan dukungan biaya pendidikan penuh dan jalur seleksi terjadwal, beasiswa ini cocok bagi yang ingin memperkuat kompetensi profesional di bidang pendidikan bahasa Inggris.
Baca juga: Beasiswa S2–S3 ke Thailand 2026: Cek Syarat dan Fasilitasnya


