CampusNet – Latihan listening TOEFL IELTS sering menjadi tantangan bagi mahasiswa, terutama bagi mereka yang jarang mendengar dan menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, keterbatasan biaya membuat banyak mahasiswa tidak dapat mengikuti kursus persiapan. Meski demikian, mahasiswa tetap dapat meningkatkan kemampuan listening secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar gratis yang mudah diakses.
Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan listening TOEFL dan IELTS secara mandiri bagi mahasiswa.
1. Manfaatkan YouTube Podcast dan Interview Berbahasa Inggris
YouTube podcast dan interview berbahasa Inggris dapat menjadi pilihan awal yang efektif untuk melatih kemampuan listening secara mandiri. Mahasiswa dapat memilih konten dengan topik yang ringan dan relate dengan kehidupan sehari-hari, seperti pengalaman kuliah, karier, ataupun hobi. Melalui konten ini, mahasiswa dapat membiasakan diri dengan berbagai aksen dan gaya berbicara penutur asli baik dari Inggris, Amerika, maupun Australia. Percakapan dalam podcast dan interview juga bisa membantu mahasiswa memahami ekspresi yang umum digunakan dalam komunikasi nyata.
Agar latihan lebih maksimal, mahasiswa dapat mengaktifkan subtitle bahasa Inggris agar lebih memahami konteks ucapan. Putar ulang bagian yang sulit dipahami untuk memastikan makna dan penggunaan kata dalam konteks tertentu. Selain itu, mahasiswa sebaiknya mencatat kosakata atau ungkapan baru yang sering muncul untuk memperkaya pemahaman listening.
2. Bangun Kebiasaan Rutin Menonton Film atau Series Berbahasa Inggris
Mahasiswa juga dapat melatih listening dengan menonton film atau serial berbahasa Inggris secara rutin. Dibandingkan podcast atau interview, film memiliki durasi yang lebih panjang dan menyajikan percakapan dalam berbagai konteks sesuai genre. Hal ini membantu mahasiswa mendengar lebih banyak variasi kosakata dan penggunaan bahasa dalam situasi yang beragam.
Pada tahap ini, mahasiswa dapat menggunakan subtitle untuk membantu memahami alur cerita dalam film. Namun, sebaiknya gunakan subtitle bahasa Inggris, bukan bahasa Indonesia, agar dapat memahami penggunaan kosakata dalam konteks yang tepat. Sama seperti menonton podcast atau interview, saat menonton film mahasiswa juga perlu mencatat kosakata baru dan mempelajari makna serta penggunaannya dalam kalimat agar pemahaman listening dapat berkembang.
3. Gunakan Platform Gratis untuk Latihan Listening Akademik TOEFL dan IELTS
Terakhir, mahasiswa perlu melatih listening akademik yang sering muncul dalam tes TOEFL dan IELTS. Untuk itu, mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai platform gratis yang menyediakan materi latihan TOEFL dan IELTS, seperti British Council, IELTS Online Tests, dan Exam English. Saat berlatih, mahasiswa perlu memperhatikan secara seksama instruksi audio dan jenis pertanyaan yang sering muncul. Penting juga untuk berlatih secara konsisten dengan selalu mengevaluasi kesalahan dan mendengarkan ulang bagian audio yang belum dipahami. Cara ini membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan listening akademik secara lebih efektif.
Secara keseluruhan, meningkatkan kemampuan listening TOEFL dan IELTS tidak selalu harus melalui kursus yang mahal. Dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar gratis secara maksimal, mulai dari podcast dan film hingga platform latihan akademik, mahasiswa tetap dapat melatih listening secara mandiri. Kunci utamanya terletak pada konsistensi latihan serta cara memanfaatkan setiap media dengan tepat, sehingga kemampuan listening dapat berkembang secara bertahap dan berkelanjutan.
Baca juga: Tips Sukses IELTS Speaking dengan Latihan Mandiri


