CampusNet – Jurusan Kecerdasan Artifisial (AI) di Universitas Indonesia (UI) diproyeksikan memiliki prospek karier yang luas dan relevan di berbagai sektor industri. Kepala Program Studi AI Fakultas Ilmu Komputer UI, Adila Krisnadhi, menyatakan bahwa kompetensi lulusan AI tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan teknologi, tetapi juga di berbagai bidang usaha karena kemampuan mereka dalam memahami sistem, data, dan solusi berbasis kecerdasan buatan.
Kenapa Lulusan AI UI Diminati Banyak Sektor?
Dalam wawancara bersama detikEdu, Adila menjelaskan bahwa AI kini menjadi kebutuhan hampir di semua sektor, termasuk kesehatan, finansial, logistik, hingga pemerintahan. Karena itu, lulusan AI UI dipersiapkan dengan kurikulum komprehensif yang mencakup pemodelan, pengembangan sistem, hingga penerapan data untuk menyelesaikan masalah kompleks.
Daftar Prospek Karier untuk Lulusan AI UI
Menurut informasi dari laman resmi Fakultas Ilmu Komputer UI, lulusan Program Studi Kecerdasan Artifisial UI dapat berkarier di berbagai posisi yang semakin dibutuhkan di dunia usaha dan industri (DUDI), antara lain:
- AI Scientist – Meneliti dan mengembangkan teknologi AI serta solusi otomatisasi.
- Machine Learning Scientist – Fokus pada pengembangan model pembelajaran mesin yang dapat “belajar” dari data.
- AI Engineer / AI Developer – Membuat dan mengimplementasikan sistem berbasis kecerdasan buatan.
- AIOps / MLOps Engineer – Menerapkan otomatisasi pembelajaran mesin dalam operasi TI.
- Data Scientist – Menganalisis data besar untuk mengungkap pola dan insight strategis.
- Big Data Analyst / Big Data Engineer – Menangani integrasi, pengelolaan, dan pengolahan data dalam skala besar.
- Data Engineer – Merancang dan mengimplementasikan infrastruktur data untuk mendukung analisis berbasis AI.
- Knowledge Engineer – Membangun sistem yang menyimpan, mengelola, dan menggunakan pengetahuan dalam teknologi AI.
- Social Media Analyst – Menggunakan data dan model AI untuk menganalisis tren dan perilaku di media sosial.
Lebih dari sekadar posisi di atas, Adila menekankan bahwa peluang lulusan AI UI terbuka di sektor mana pun yang membutuhkan pengolahan data dan solusi berbasis AI. Selama sebuah industri memanfaatkan data untuk pengambilan keputusan atau otomatisasi, peran lulusan AI memiliki relevansi tinggi.
Tren Permintaan Tenaga AI di Dunia Kerja
Perkembangan teknologi digital yang pesat membuat keterampilan di bidang kecerdasan buatan menjadi salah satu kompetensi yang sangat dicari di pasar kerja global. Lulusan AI tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan teknologi besar, tetapi juga organisasi yang mengadopsi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional maupun inovasi produk.
Tips untuk Calon Lulusan AI UI
- Asah keterampilan teknis — Seperti pemrograman Python, statistik, serta pemahaman machine learning dan model AI.
- Perluas pengalaman praktis — Melalui proyek, magang, atau kompetisi AI.
- Bangun portofolio — Tampilkan proyek nyata atau kontribusi kepada komunitas teknologi.
- Terus belajar — Karena bidang AI terus berkembang dengan cepat seiring kemajuan teknologi.
Baca juga: UI Buka Jurusan S1 AI: Siapkan 120 Kursi & Ini Jalur Masuknya


