CampusNet – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka peluang bagi mahasiswa perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam riset bidang sosial dan humaniora. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BRIN mendorong kolaborasi dan regenerasi peneliti muda agar karya ilmiah berkualitas dan relevan dengan dinamika sosial bangsa bisa terus terwujud.
BRIN: Rumah Kolaborasi Riset bagi Mahasiswa
BRIN merupakan lembaga riset nasional yang tidak hanya fokus pada penelitian sains dan teknologi, tetapi juga pada ilmu sosial dan humaniora melalui Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora (OR-IPSH). OR-IPSH membuka ruang kolaborasi riset antara akademisi, lembaga riset, dan mahasiswa untuk mengembangkan penelitian dengan dampak dampak sosial yang kuat.
Melalui skema yang fleksibel dan terbuka, mahasiswa dari jenjang sarjana hingga magister maupun doktoral memiliki kesempatan untuk mengasah keterampilan riset mereka sambil mendapatkan pengalaman kerja ilmiah yang nyata di lingkungan profesional.
Skema Kolaborasi Riset untuk Mahasiswa
BRIN menyediakan beberapa skema utama yang dapat diikuti oleh mahasiswa berdasarkan jenjang dan tingkat keterlibatan dalam penelitian.
1. Magang Riset dan Asistensi Penelitian
Skema ini memungkinkan mahasiswa untuk bekerja langsung bersama tim peneliti BRIN dalam proyek riset yang sedang berjalan. Mahasiswa dapat ikut serta dalam pengumpulan data, analisis, hingga penyusunan laporan ilmiah. Skema ini biasanya cocok untuk mahasiswa S1 dan S2 yang ingin mendapatkan pengalaman riset langsung.
2. Asisten Peneliti (Research Assistant)
Mahasiswa tingkat lanjut terutama di program pascasarjana dapat mengambil peran sebagai asisten peneliti. Tugasnya termasuk dukungan metodologi, penyusunan tinjauan literatur, pengolahan data kualitatif maupun kuantitatif, serta membantu peneliti utama dalam menyelesaikan publikasi ilmiah.
3. Kolaborasi Riset Skala Kecil
Skema ini ideal bagi kelompok mahasiswa, seperti unit kegiatan mahasiswa atau kelompok studi, untuk mengajukan proposal penelitian kecil. Proposal disusun bersinergi dengan agenda riset BRIN dan akan mendapatkan pendanaan serta pendampingan terbatas untuk menjalankan penelitian tersebut.
Manfaat bagi Mahasiswa
Berpartisipasi dalam riset bersama BRIN memberikan banyak keuntungan bagi mahasiswa, antara lain:
- Pengalaman praktis riset lapangan yang tidak didapat hanya melalui perkuliahan.
- Pemahaman metodologi penelitian ilmiah yang bisa menjadi modal kuat untuk tugas akhir atau studi lanjut.
- Jaringan profesional dengan peneliti dan akademisi BRIN, membuka peluang kolaborasi di masa depan.
- Peluang publikasi jurnal atau kontribusi pada kebijakan publik, tergantung hasil penelitian yang dihasilkan.
Cara Ikut serta dan Pendaftaran
Mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti salah satu skema riset di BRIN umumnya harus mempersiapkan dokumen seperti curriculum vitae (CV), transkrip nilai, dan proposal riset singkat yang menunjukkan topik penelitian dan tujuan yang ingin dicapai.
Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi BRIN dan mengikuti alur seleksi administratif serta wawancara dengan tim peneliti atau koordinator program. Jika diterima, mahasiswa akan mendapatkan panduan teknis serta pembimbing riset untuk memulai kegiatan.
Tantangan dan Peluang
Terlibat dalam riset sosial humaniora di BRIN menantang mahasiswa untuk berpikir kritis, terlibat dalam kerja lapangan, hingga memahami logika penelitian tingkat tinggi. Meski demikian, pengalaman ini justru menjadi nilai tambah besar dalam kemampuan akademik dan profesional mahasiswa, termasuk dalam persiapan studi lanjutan atau karier sebagai peneliti.
Kesimpulan
Program kolaborasi riset sosial humaniora yang dibuka oleh BRIN menandai komitmen lembaga riset nasional dalam melibatkan mahasiswa secara aktif di proses ilmiah. Melalui beberapa skema riset seperti magang riset, asistensi penelitian, dan kolaborasi kelompok, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan ilmu sosial yang relevan dengan kebutuhan bangsa.
Dengan memanfaatkan peluang ini sedari dini, mahasiswa dapat memperkaya portofolio risetnya sekaligus membangun jaringan profesional yang kuat di dunia ilmiah dan publik.


