CampusNet – Prestasi membanggakan kembali dicatat oleh generasi muda Indonesia di kancah internasional. Tiga mahasiswa Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) dari Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih Grand Prix Winner dalam kompetisi II International Student and Young Scientist Project Competition | Smart City 2030: Sustainable Urban Development Management in BRICS Countries yang digelar di Rusia.
Tim yang menamai diri Dukuh Atas Mobility Team ini terdiri atas Rr. Adinda Shafa Salsabila, Aulia Finti Alda, dan Sherly Nandya Putri — mahasiswa angkatan 2024 — yang mempresentasikan inovasi solutif berbasis perencanaan kota dan mobilitas perkotaan. Penghargaan ini diumumkan saat mereka berkumpul di Kampus UI Depok pada akhir Februari 2026.
Inovasi Mobilitas untuk Kawasan Dukuh Atas
Proyek unggulan yang dipresentasikan oleh tim mahasiswa UI berjudul “Dukuh Atas TOD Towards Seamless Mobility Physical and Institutional Integration for Optimizing Intermodal Transfer”. Fokusnya pada peningkatan mobilitas berkelanjutan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, yang melibatkan integrasi modal transportasi dan elemen perencanaan fisik untuk memperbaiki kenyamanan serta efisiensi waktu perpindahan antar moda transportasi.
Kawasan Dukuh Atas dikenal sebagai salah satu titik intermodal transportasi utama di Jakarta, dengan berbagai layanan kereta, MRT, bus, dan angkutan umum lain yang saling bertemu. Tantangan utama di kawasan ini adalah bagaimana menciptakan konektivitas yang efisien dan nyaman bagi para pengguna melalui integrasi rute, infrastruktur, dan sistem informasi transportasi.
Kompetisi Internasional Smart City 2030
Smart City 2030: Sustainable Urban Development Management in BRICS Countries merupakan ajang kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Peter the Great St. Petersburg Polytechnic University (Rusia) bekerja sama dengan Lovely Professional University (India). Kompetisi ini diikuti lebih dari 49 peserta dari enam negara, dengan kategori Energy and Transport Infrastructure.
Keberhasilan tim Dukuh Atas Mobility Team meraih Grand Prix Winner menunjukkan bahwa solusi perencanaan dan inovasi mobilitas perkotaan mereka dinilai unggul secara teknis, aplikatif, dan berpotensi memberi dampak nyata terhadap pengembangan kota berkelanjutan. Penghargaan ini juga menjadi cerminan kemampuan mahasiswa Indonesia dalam bersaing di panggung global.
Pesan untuk Generasi Muda Perencana Kota
Prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain terutama yang berkecimpung dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. Integrasi antara teori akademik, riset, dan kerja tim terbukti dapat menghasilkan karya inovatif yang layak dikembangkan dalam konteks nasional maupun internasional.
Tak hanya mengharumkan nama kampus, penghargaan internasional seperti ini juga menegaskan peran penting pendidikan tinggi dalam mempersiapkan pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan pembangunan perkotaan secara berkelanjutan.
Baca juga:Mahasiswa ITS Buat Inovasi Deteksi TBC Lewat Suara Batuk


