CampusNet – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Indonesia dengan menciptakan sistem berbasis teknologi blockchain yang ditujukan untuk mendukung transparansi dan kredibilitas industri herbal nasional. Inovasi ini, yang dikenal sebagai HerBlocX, berhasil mendapatkan medali emas pada ajang internasional bergengsi, Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEX) 2026.
Solusi Blockchain untuk Tantangan Industri Herbal
Sistem yang dikembangkan mahasiswa Indonesia ini dirancang sebagai platform berbasis blockchain untuk meningkatkan transparansi rantai pasok produk herbal, terutama dalam konteks ekspor dan perdagangan global. Fokus utama HerBlocX adalah menciptakan catatan transaksi dan data yang tidak mudah dimanipulasi, sehingga kepercayaan pasar terhadap produk herbal Indonesia dapat meningkat.
Blockchain sendiri merupakan teknologi buku besar terdistribusi (distributed ledger) yang mencatat data secara permanen dan aman, sehingga informasi seperti asal-usul produk, catatan kualitas, serta riwayat transaksi bisa diverifikasi dengan lebih mudah oleh semua pihak yang berkepentingan. Keunggulan transparansi dan keamanan ini menjadi nilai tambah signifikan untuk industri yang sering menghadapi tantangan kepercayaan pasar.
Kolaborasi Antar Kampus dan Pengakuan Global
HerBlocX tidak dikembangkan oleh satu institusi saja. Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas universitas, di antaranya mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS). Kolaborasi ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi blockchain dapat lahir dari kerja tim multidisiplin yang memadukan keterampilan teknis dan wawasan bisnis.
Keberhasilan meraih medali emas IPITEX 2026 menempatkan karya mahasiswa Indonesia setara dengan inovasi global lainnya, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi sistem blockchain yang dikembangkan untuk diadopsi dalam konteks industri riil di masa depan.
Potensi Blockchain dalam Industri Non-Kripto
Penerapan teknologi blockchain kini tidak terbatas pada dunia kripto dan aset digital saja. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai sektor industri, termasuk logistik, kesehatan, agrikultur, dan perdagangan komoditas. Dengan mekanisme pencatatan data yang aman dan tidak dapat diubah, blockchain membantu meningkatkan kepercayaan, akurasi data, dan efisiensi operasional, terutama dalam rantai pasok yang kompleks.
Dalam konteks industri herbal, sistem seperti HerBlocX bisa membantu pelaku usaha untuk memperlihatkan jejak lengkap produk kepada konsumen dan pembeli internasional — mulai dari asal bahan baku, proses produksi, hingga distribusi akhir. Ini menjadi value proposition yang kuat dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat.
Arah Pengembangan ke Depan
Ke depan, para pengembang HerBlocX berencana untuk terus mematangkan sistem blockchain tersebut agar siap diimplementasikan secara lebih luas oleh pelaku industri herbal di Indonesia. Integrasi teknologi ini tidak hanya dapat memperkuat posisi produk herbal Nusantara di pasar internasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan mitra industri, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
Baca juga: Mahasiswa ITS Buat Inovasi Deteksi TBC Lewat Suara Batuk


