CampusNet – Tokyo University (UTokyo) tahun ini meraih posisi 36 kampus terbaik dunia dan peringkat 1 kampus terbaik di Jepang. Tidak sedikit karena alasan ini, mahasiswa memilih Tokyo University sebagai pilihan menempuh pendidikan baik di jenjang S1, S2, maupun doktoral. Pilihan program studi di UTokyo juga menjangkau beberapa bidang keilmuan. Baik di bidang saintek, humaniora, ataupun campuran.
Pilihan berkuliah di luar negeri sering kali menjadi salah satu incaran mahasiswa ataupun lulusan baru di jenjang S1. Pasalnya, pengalaman berkuliah di luar negeri menjadi pengalaman yang kompetitif dan tidak banyak yang bisa menembus. Serta, pengalaman berkuliah sambil menikmati budaya di negara lain memberikan pengalaman berkuliah yang tidak banyak orang bisa rasakan.
Mahasiswa Indonesia juga berpeluang menempuh pendidikan di Tokyo University melalui berbagai jalur. Bahkan banyak juga beasiswa yang menawarkan untuk kuliah di UTokyo baik dari pemerintah, swasta, maupun dari kampus.
Lalu, bagaimana dengan dengan pilihan fakultas yang bisa menjadi acuan untuk melanjutkan pendidikan di UTokyo? Campusnet akan merangkum beberapa graduate school yang bisa menjadi pilihan teman-teman mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di jenjang S2, maupun doktoral. Artikel kali ini akan menjelaskan Graduate School atau sekolah pascasarjana untuk edisi Tokyo University, Graduate School of Agriculture and Life Science (GSALS) . Atau sekolah pascasarjana agrikultur dan sains kehidupan.
Kajian Ilmu Graduate School of Agriculture and Life Sciences
Sekolah agrikultur dan sains kehidupan memelajari segala jenis bentuk ekosistem. Melalui website resminya, graduate school ini memelajari semua yang ada dalam ekosistem lingkungan dalam hidup manusia. Lingkungan dari darat, laut, dan hutan menjadi salah satu objek kajian dalam sekolah ini. Lalu makluk hidup seperti tumbuhan, binatang, dan mikrooroganisme juga bisa menjadi salah satu bahan penelitian dan pembelajran dalam sekolah ini.
Di bidang “Social Sciences”, para mahasiswa juga bisa memilih untuk meneliti kajian hubungan antara manusia, makhluk hidup, dan lingkungannya. Tidak menutup kemungkinan juga, sekolah agrikultur akan memelajari hubungan sosial masyarakat, kebijakan pemerintahan, dan ekonomi agrikultur.
Departemen di Graduate School of Agriculture and Life Sciences
GSALS memiliki 12 departemen dan 8 institusi yang bekerja sama dalam kegiatan penelitian. Adapun 12 departemen yang ada di GSALS adalah sebagai berikut:
- Department Agricultural and Enviromental Biology
- Department of Applied of Biological Chemistry
- Department of Biotechnology
- Department of Forest Science
- Department of Aquatic Bioscience
- Department of Agricultural and Resource Economics
- Department of Biological and Environmental Engineering
- Department of Biomaterial Sciences
- Department of Global Agricultural Sciences
- Department of Ecosystem Studies
- Department of Animal Resource Sciences
- Department of Veterinary Medical Sciences
Sementara 8 institusi yang bekerja sama dengan GSALS berkaitan dengan kajian ilmu yang ada di GSALS. Serta berasal dari beberapa kampus atau institusi negeri dan swasta Jepang.
Kesimpulan
Sekolah pascasarjana GSALS merupakan pilihan yang tepat untuk lulusan di bidang kehutanan, biologi, agrikultur, dokter hewan, peternakan, dan keilmuan yang berkaitan dengan alam. Pilihan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri bisa menjadi cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Serta pendidikan yang baik dari luar negeri bisa menjadi salah satu cara dalam membangun bangsa dengan kajian akademis.
Baca juga: Beasiswa Mitsui Bussan 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA yang Ingin Kuliah S1 di Jepang


