Mengenal Graduate School of Frontier Sciences: Meneliti Bidang-Bidang Baru di Tokyo University!

CampusNet – Siapa nih yang kepikiran untuk menemukan hal-hal baru dalam dunia sains? Tentunya tidak banyak kampus yang memberikan kesempatan meneliti bidang-bidang baru atau menciptakan bidang baru dari kajian ilmu yang ada. Nah, tapi Tokyo University beda. Tokyo University memberikan kesempatan untuk menciptakan bidang keilmuan baru, memberikan kesempatan menciptakan kajian baru dalam penelitian. Bahkan menciptakan teori yang terbaru dan bermanfaat untuk manusia. Nah, semua itu ada di Tokyo University, tepatnya di Graduate School of Frontier Sciences.

Graduate School of Frontier Sciences (GSFS) merupakan sekolah pascasarjana di Tokyo University yang fokusnya pada pengembangan keilmuan baru. Fokus pada antar kajian ilmu di bidang saintek, GSFS mengedepankan pada penemuan kajian-kajian ilmu baru. Dengan berbagai kolaborasi antar ilmu disipliner, tujuan GSFS lebih berfokus pada penemuan hal-hal yang sebelumnya belum menjadi penemuan keilmuan pada umumnya.

Karena membutuhkan berbagai ilmu interdisipliner, GSFS terbagi menjadi divisi, yakni Transdiciplinary Scineces, Biosciences, and Environmental Sciences. Divisi-divisi ini bertujuan untuk memberikan fokus pada para mahasiswa dan akademisi dalam bidang minat penelitian mereka. Dari 3 divisi ini, nantinya terbagi menjadi 11 departemen dan 1 Graduate Program. Namun, fokus dari sekolah pascasarjana ini terbagi menjadi 7 bidang, yakni sebagai berikut:

  1. Materials
  2. Energy
  3. Information
  4. Complex Systems
  5. Life Sciences
  6. The Enivironment
  7. Bioinformatics

Departemen di Graduate School of Frontier Sciences, Tokyo University

Melansir dari U-tokyo.ac.jp, ada 11 departemen dan 1 Graduate Program yang bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan S2. Departemen ini tentunya berdasarkan pada 7 kajian ilmu yang menjadi fokus dari GSFS. Adapun 11 departemen dan 1 Graduate Program tersebut adalah sebagai berikut:

Department of Advanced Materials Science
Department of Advanced Energy
Department of Complexity Science and Engineering
Department of Integrated Biosciences
Department of Computational Biology and Medical Sciences
Department of Natural Environmental Studies
Department of Ocean Technology, Policy, and Environment
Department of Environment Systems
Department of Human and Engineered Environmental Studies
Department of Socio-Cultural Environmental Studies
Department of International Studies
Graduate Program in Sustainability Science

Departemen dan program yang ada pada GSFS kebanyakan tidak menuntut mahasiswa untuk bisa berbahasa Jepang. Hal ini tentunya tidak banyak terdapat di kampus-kampus lain di Jepang, bahkan di Tokyo University juga tidak terlalu banyak. Namun, GSFS menawarkan setidaknya menguasai satu bahasa, antara Jepang maupun Inggris.

Hal ini bisa terpengaruh karena graduate school ini mengedepankan pada interdisipliner, yang mana memerlukan banyak ide dari berbagai latar belakang.

Ini tentu menjadi kesempatan emas kepada siapapun yang menginginkan untuk melanjutkan pendidikan di Jepang, terutama di Tokyo University. Dengan fasilitas dan kesempatan yang ada di GSFS yang terbuka untuk siapa saja, tentu ide-ide mengembangkan keilmuan baru akan menjadi pertimbangan besar untuk masuk sekolah pascasarjana ini.

Baca juga: Mengenal Graduate School of Engineering Tokyo University: Dari Teknik Sipil Sampai Nuklir!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok