CampusNet – Program internship dan apprenticeship semakin sering ditemui di dunia pendidikan dan ketenagakerjaan, terutama bagi mahasiswa dan lulusan baru yang ingin masuk ke dunia kerja. Meski sering dianggap sama, keduanya memiliki perbedaan dari sisi tujuan hingga peran peserta di industri. Agar tidak salah memilih jalur pengembangan karier, penting untuk memahami perbedaan internship dan apprenticeship secara jelas. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.
Internship
Pengertian
Dikutip dari Sekretariat Kabinet RI (2025), program internship dalam beberapa tahun terakhir semakin diminati mahasiswa. Program ini memberi kesempatan bagi peserta untuk merasakan langsung pengalaman kerja di bidang yang mereka minati. Berbagai posisi, baik di bidang soshum maupun saintek, tersedia dalam program internship, dengan tugas yang disesuaikan dengan bidang masing-masing. Bagi banyak mahasiswa dan lulusan baru, internship kerap menjadi langkah awal sebelum memasuki dunia kerja sebagai pegawai tetap.
Tujuan
Program internship bertujuan memberi pengalaman kerja nyata, termasuk memahami sistem dan etika kerja di industri. Melalui program ini, mahasiswa dan lulusan baru dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan ke dalam situasi kerja yang sebenarnya.
Selain itu, internship membantu peserta mengembangkan soft skills dan hard skills di lingkungan profesional. Program ini juga membuka peluang memperluas jaringan kerja, karena tidak sedikit peserta magang yang akhirnya mendapat pekerjaan tetap di tempat mereka menjalani internship.
Durasi
Dari sisi waktu, durasi internship bervariasi sesuai kebijakan perusahaan dan jenis program yang dijalankan. Secara umum, program ini berlangsung sekitar tiga hingga enam bulan, meski beberapa perusahaan menawarkan internship hingga satu tahun. Namun, perusahaan tidak dapat mempekerjakan seorang intern lebih dari satu tahun.
Apprenticeship
Pengertian
Apprenticeship merupakan program pelatihan kerja yang menggabungkan proses belajar dan praktik langsung di lingkungan industri. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan kerja tertentu yang dibutuhkan di dunia profesional. Selama mengikuti apprenticeship, peserta akan mendapat bimbingan langsung dari mentor atau pelatih yang berpengalaman.
Program apprenticeship biasanya menargetkan pencari kerja yang ingin meningkatkan kemampuan teknis sesuai bidang tertentu. Selain melatih keterampilan teknis, apprenticeship juga dapat memberikan sertifikat atau lisensi yang diakui secara profesional setelah peserta menyelesaikan program.
Tujuan
Apprenticeship bertujuan membentuk keterampilan teknis yang spesifik, terutama pada bidang keahlian seperti akuntansi, teknologi informasi (IT), dan bidang teknis lainnya. Program ini menekankan praktik langsung di lapangan sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih intensif dibandingkan internship.
Selain praktik kerja, peserta juga mengikuti pelatihan di kelas atau pusat pelatihan. Setelah menyelesaikan apprenticeship, peserta memiliki kesiapan kerja yang lebih kuat dan siap bekerja secara profesional sesuai bidang keahliannya.
Durasi
Dari segi waktu, program apprenticeship biasanya berlangsung lebih lama dibandingkan internship. Durasi pelatihannya bisa lebih dari 1 tahun, tergantung tingkat kompleksitas bidang yang dipelajari.
Perbedaan Internship dan Apprenticeship
Berdasarkan poin-poin yang sudah dibahas, berikut perbedaan internship dan apprenticeship:
Tujuan Program
Internship bertujuan memberi pengalaman kerja dan mengenalkan peserta pada dunia profesional. Sementara itu, apprenticeship fokus membentuk keterampilan kerja yang spesifik agar peserta siap bekerja di bidang tertentu.
Status Peserta
Peserta internship umumnya berstatus mahasiswa aktif, pelajar tingkat akhir, atau lulusan baru. Peserta apprenticeship biasanya berasal dari pelajar vokasi, lulusan, atau pencari kerja yang sudah menentukan arah karirnya.
Durasi Kegiatan
Internship berlangsung dalam jangka pendek, biasanya beberapa bulan hingga maksimal satu tahun. Apprenticeship memiliki durasi lebih panjang, mulai dari satu hingga beberapa tahun, tergantung bidang keahlian.
Kesimpulan: Mana yang Cocok untuk Karier Kamu?
Secara umum, internship lebih sesuai bagi mahasiswa atau lulusan baru yang ingin mengenal dunia kerja dan memperluas pengalaman profesional. Sementara itu, apprenticeship cenderung dipilih oleh peserta yang telah memiliki arah karier lebih spesifik dan ingin menguasai keterampilan tertentu sebagai bekal bekerja di bidang tersebut. Pada akhirnya, pilihan program dapat disesuaikan dengan tujuan karier dan tahap pendidikan yang sedang kamu jalani.
Baca juga: Kemdiktisaintek Buka Magang 2026 Batch 1, Ini Daftar Posisi yang Dibutuhkan


