2 Mahasiswa S1 Teknik Metalurgi ITB Jalani Sidang Tugas Akhir di Depan 5 Profesor CSU China

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Institut Teknologi Bandung (ITB). Dua mahasiswa program sarjana (S1) Teknik Metalurgi ITB berhasil melewati momen krusial dalam perjalanan akademik mereka, yakni menjalani sidang Tugas Akhir (TA) di hadapan penguji lima profesor dari Central South University (CSU), China.

Pencapaian ini menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program kerja sama internasional (Joint Degree) antara ITB dan CSU dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang industri pengolahan mineral dan metalurgi.

Bagian dari Program Kerja Sama Joint Degree ITB dan CSU

Dua mahasiswa tersebut merupakan bagian dari program gelar ganda (Joint Degree) yang memungkinkan mahasiswa menempuh sebagian masa studinya di ITB dan melanjutkan perkuliahan serta riset di Central South University (CSU), Changsha, China.

CSU sendiri dikenal secara global sebagai salah satu universitas terbaik dunia di bidang ilmu material, teknik metalurgi, dan pengolahan mineral. Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mengakses fasilitas laboratorium mutakhir serta dibimbing langsung oleh akademisi kelas dunia.

Pengalaman Mencekam dan Berkesan di Depan 5 Profesor Penguji

Proses sidang Tugas Akhir yang berlangsung di kampus CSU menjadi tantangan tersendiri bagi para mahasiswa. Dalam sidang tersebut, panel penguji terdiri dari lima profesor pakar metalurgi dari CSU yang memberikan pertanyaan mendalam, evaluasi kritis, serta masukan terhadap riset yang dipaparkan.

Meskipun dihadapkan pada standar akademik yang sangat tinggi dan ketat, kedua mahasiswa ITB ini mampu mempertahankan hasil risetnya dengan percaya diri menggunakan bahasa internasional. Penilaian mencakup:

  • Inovasi & Metodologi Penelitian: Kejelasan metode serta kebaruan (novelty) riset di bidang pengolahan rekayasa metalurgi.
  • Penguasaan Materi: Kemampuan menjawab pertanyaan teknis secara komprehensif di hadapan dewan penguji.
  • Penyajian Data: Kualitas dokumentasi dan analisis data hasil pengujian laboratorium.

Dampak Positif bagi Penguatan Riset Metalurgi Indonesia

Sektor metalurgi dan pengolahan mineral memiliki peran vital dalam mendukung hilirisasi industri di Indonesia, mulai dari pengolahan nikel, tembaga, hingga pengembangan baterai kendaraan listrik.

Kehadiran lulusan bertaraf internasional hasil kolaborasi ITB dan CSU diharapkan dapat:

  • Mempercepat transfer teknologi modern di bidang pengolahan mineral nasional.
  • Mengisi kebutuhan tenaga ahli rekayasa metalurgi berbakat di berbagai industri strategis.
  • Menguatkan jejaring riset global antara perguruan tinggi Indonesia dan mitra internasional.

Keberhasilan dua mahasiswa ITB dalam melewati sidang skripsi di hadapan para profesor penguji CSU China ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan almamater, tetapi juga menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang pendidikan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok