CampusNet – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengambil langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas hingga ke wilayah terluar Indonesia. Rektor UNJ, Prof. Komarudin, mengumumkan rencana besar pembukaan kampus cabang atau Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.
Langkah ini dirancang melalui kolaborasi erat dengan Universitas Musamus Merauke (UNMUS)—yang merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kabupaten Merauke—serta dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Alasan Strategis: Menjawab Tantangan Kesenjangan SDM di Papua Selatan
Rencana pendirian kampus UNJ di Mappi didasari oleh hasil survei langsung ke lapangan yang memotret potensi besar masyarakat setempat, namun dihadapkan pada tantangan keterbatasan akses pendidikan.
- Potensi Besar, Tantangan SDM: Prof. Komarudin mengungkapkan bahwa masyarakat Papua memiliki potensi yang luar biasa. Namun, tantangan utama terletak pada lemahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta tata kelola yang membutuhkan intervensi sistematis dari institusi pendidikan tinggi.
- Rendahnya Angka Partisipasi Kuliah: Berdasarkan data demografi wilayah, Kabupaten Mappi dengan populasi sekitar 200.000 jiwa mencatatkan angka partisipasi penduduk yang melanjutkan pendidikan tinggi masih sangat terbatas, yakni di kisaran 20 persen.
Melalui kehadiran kampus cabang ini, UNJ bertekad untuk menjadi katalisator pembangunan kualitas SDM dan tata kelola pendidikan di wilayah Papua Selatan agar lebih berdaya saing.
Sinergi dan Kolaborasi Lintas Institusi
Dalam merealisasikan rencana pembangunan PSDKU ini, UNJ tidak berjalan sendiri. Kolaborasi strategis dibangun melalui beberapa pilar utama:
- Kolaborasi dengan Universitas Musamus Merauke (UNMUS): UNJ menggandeng UNMUS sebagai mitra perguruan tinggi regional untuk memperkuat sinergi pengembangan pendidikan tinggi berbasis kearifan lokal dan kebutuhan daerah.
- Dukungan Pemerintah Daerah: Dalam waktu dekat, kerja sama formal akan diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan pemkab setempat.
- Koordinasi dengan Kemdiktisaintek: Rencana besar ini juga segera dilaporkan kepada Dirjen Dikti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto guna memperoleh dukungan regulasi dan infrastruktur.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif proaktif yang digagas oleh jajaran pimpinan UNJ bersama institusi di Papua Selatan ini.
Harapan dan Prospek ke Depan
Inisiatif pembukaan kampus UNJ di Mappi diharapkan mampu memangkas jarak geografis dan ekonomi bagi generasi muda Papua Selatan yang ingin mengenyam pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah asal mereka. Dengan menggabungkan keunggulan akademik UNJ dan pemahaman kontekstual regional dari UNMUS, program ini diyakini mampu mengakselerasi pemerataan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan.

