Mahasiswa UMS Kembangkan NECIS: Inovasi Pemusnah Jarum Suntik yang Lolos PIMNAS 2026

CampusNet – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC), tim mahasiswa UMS berhasil menciptakan inovasi teknologi pemusnah jarum suntik bekas yang diberi nama NECIS (Needle Crusher and Incinerator System). Karya inovatif ini sukses melenggang ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.

Inovasi NECIS digagas sebagai solusi atas masalah penanganan limbah medis jarum suntik di fasilitas kesehatan yang sering kali berisiko tinggi menularkan penyakit infeksius serta mencemari lingkungan.

Latar Belakang Pengembangan Inovasi NECIS

Limbah jarum suntik bekas pakai merupakan salah satu limbah medis berbahaya dan beracun (B3) yang membutuhkan penanganan khusus. Penanganan limbah medis yang kurang tepat berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja berupa tusukan jarum (needle stick injury) bagi tenaga kesehatan maupun petugas pengelola sampah. Risiko penularan penyakit berbahaya seperti Hepatitis B, Hepatitis C, hingga HIV menjadi ancaman serius apabila limbah jarum tidak dihancurkan sejak dari sumbernya.

Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa UMS tergerak untuk merancang sebuah alat pemusnah jarum suntik yang ringkas, efektif, efisien, dan aman digunakan langsung di tempat pelayanan kesehatan.

Cara Kerja dan Keunggulan NECIS

Alat pemusnah jarum suntik NECIS mengombinasikan dua mekanisme utama dalam pemusnahan limbah medis tajam, yaitu penghancuran mekanis (crusher) dan pemusnahan berbasis suhu tinggi (incinerator).

Berikut beberapa keunggulan utama dari teknologi NECIS:

  1. Pemusnahan Cepat dan Efektif: Alat ini mampu menghancurkan dan meleburkan jarum suntik bekas dalam hitungan detik sehingga limbah langsung hilang bentuk aslinya.
  2. Keamanan Maksimal bagi Tenaga Kesehatan: Desain alat meminimalisasi kontak langsung antara petugas medis dengan jarum suntik bekas, sehingga secara signifikan menekan risiko tertusuk jarum.
  3. Mencegah Penularan Infeksi: Proses pemusnahan bertepatan dengan sterilisasi suhu tinggi sehingga mampu membunuh kuman, bakteri, dan mikroorganisme patogen yang menempel pada jarum.
  4. Ramah Lingkungan dan Ringkas: Alat dirancang dalam ukuran yang portable dan efisien energi, sehingga mudah diletakkan di berbagai ruangan rumah sakit, klinik, maupun puskesmas.

Kebanggaan UMS dan Persiapan Menuju PIMNAS 2026

Keberhasilan tim NECIS menembus seleksi ketat hingga lolos ke ajang PIMNAS 2026 menjadi bukti nyata keunggulan kualitas riset dan kreativitas mahasiswa UMS. Pihak universitas terus memberikan dukungan penuh, baik berupa fasilitas laboratorium, bimbingan dosen pendamping, maupun pelatihan presentasi agar tim dapat tampil maksimal pada puncak perhelatan PIMNAS 2026.

Melalui inovasi NECIS, tim UMS berharap alat pemusnah jarum suntik ini kelak tidak hanya berhenti sebagai karya perlombaan saja, melainkan dapat diproduksi secara massal dan diimplementasikan secara luas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *