CampusNet – Latar belakang keluarga bukanlah penentu keberhasilan seseorang dalam menempuh pendidikan. Hal ini dibuktikan oleh Ela Dwita Sari, mahasiswa asal Jombang yang berhasil meraih IPK 3,93 dengan predikat cumlaude. Berasal dari keluarga petani, Ela berhasil menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kisah Inspiratif Ela Dwita Sari ini menjadi pengingat bahwa usaha dan konsistensi dapat membawa seseorang mencapai prestasi yang membanggakan.
Kisah Inspiratif Ela Dwita Sari dalam Menempuh Pendidikan
Ela merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP Unesa. Ia diterima melalui jalur SBMPTN pada 2021 setelah mempertimbangkan keinginannya untuk menjadi guru, yang juga didukung oleh harapan sang ibu dan keluarga besarnya.
Selama menjalani perkuliahan, Ela tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. Ia juga mengikuti program MBKM Kampus Mengajar di SDN Jatipelem 2, menjalani PSM di SDN Lakarsantri 1, menyusun skripsi, serta mengikuti perlombaan ketika memiliki waktu luang.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Ela dalam mengembangkan kemampuan dan memperoleh pengalaman selama kuliah.
Cara Ela Mengatasi Rasa Malas Selama Kuliah
Di balik prestasinya, Ela mengakui bahwa tantangan terbesar selama kuliah justru datang dari dirinya sendiri, yaitu rasa malas. Untuk mengatasinya, ia menerapkan sistem self reward atau memberikan penghargaan kepada diri sendiri setiap kali berhasil menyelesaikan tugas.
“Rasa malas adalah penghambat terbesar saya. Untuk mengatasinya, saya menerapkan sistem self reward setiap kali berhasil menyelesaikan tugas, dan saya selalu mengingat orang-orang yang menyayangi saya. Saya tidak ingin mengecewakan mereka,” ungkap Ela dalam wawancara yang dimuat di laman resmi PGSD FIP Unesa.
Selain menerapkan cara tersebut, Ela juga menjadikan dukungan keluarga sebagai sumber motivasi untuk menyelesaikan pendidikannya. Baginya, mengingat orang-orang yang mendukungnya menjadi salah satu cara untuk tetap bersemangat menjalani proses perkuliahan.
Raih IPK 3,93 dan Jadi Wisudawan Terbaik Unesa
Usaha Ela selama menempuh pendidikan membuahkan hasil yang membanggakan. Ia berhasil meraih IPK 3,93 dengan predikat cumlaude dan dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik FIP Unesa pada 27 September 2025.
Ela mengaku tidak menyangka bisa memperoleh pencapaian tersebut. Bahkan, ia masih merasa terharu hingga seminggu setelah wisuda. Ia juga merasa banyak teman kuliahnya yang memiliki kemampuan luar biasa.
Pencapaian ini menjadi momen membahagiakan bagi Ela dan keluarga besarnya. Perjalanan dari mahasiswa yang menjalani rutinitas perkuliahan hingga meraih penghargaan sebagai wisudawan terbaik menjadi pengalaman yang berkesan dalam hidupnya.
Pesan Ela untuk Mahasiswa agar Tidak Mudah Menyerah
Kisah Inspiratif Ela Dwita Sari mengajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kedisiplinan, kemauan untuk terus berproses, dan kemampuan menghadapi tantangan diri sendiri.
Ela juga membagikan pesan bagi mahasiswa agar tetap bersemangat dalam menjalani pendidikan dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
“Selesaikan dengan cara terbaik apa yang telah dimulai. Tetap semangat dalam berproses, selalu libatkan Allah dalam setiap langkah, always think big and act now!” pesan Ela.
Perjalanan Ela Dwita Sari menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki proses yang berbeda dalam meraih kesuksesan. Latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk berprestasi selama tetap berusaha, konsisten, dan berani mengejar impian.
Baca Juga: Kisah Nabil Bintang Prayoga: Anak Penjual Jamu Jadi Lulusan Terbaik IPB Ber-IPK 3,99

