CampusNet – Memiliki impian besar terkadang membuat seseorang harus menghadapi keraguan dari orang lain. Hal itu dialami Izzat El Umam Setiadi, yang sempat diremehkan saat ingin masuk Universitas Gadjah Mada (UGM). Namun, ia tidak menyerah dan berhasil membuktikan kemampuannya dengan diterima di UGM serta memperoleh pembebasan biaya kuliah penuh. Kisah Inspiratif Izzat ini menunjukkan bahwa tekad dan usaha dapat membantu seseorang menghadapi berbagai tantangan untuk meraih impiannya.
Sempat Diremehkan, Izzat Tetap Mengejar Mimpi
Perjalanan Izzat menuju UGM tidak lepas dari pengalaman yang kurang menyenangkan. Saat berkonsultasi mengenai rencana masuk perguruan tinggi, ia mendapat tanggapan bahwa mimpinya terlalu tinggi. Salah satu alasannya adalah belum adanya alumni dari sekolahnya yang berhasil masuk UGM.
Meski demikian, kisah inspiratif Izzat tidak menjadikan perkataan tersebut sebagai alasan untuk berhenti berusaha. Ia justru bertekad mempersiapkan diri dengan lebih baik agar bisa mencapai perguruan tinggi yang diimpikannya.
Sebelumnya, Izzat juga pernah mengalami kegagalan saat mencoba masuk SMP dan SMA favorit. Pengalaman tersebut mengajarkannya bahwa kegagalan bukan akhir dari perjalanan, melainkan kesempatan untuk mencoba kembali dan memperbaiki diri.
Aktif Mengikuti Kompetisi Selama SMA
Setelah semakin yakin ingin melanjutkan pendidikan ke UGM, Izzat mulai membangun kemampuan dan pengalamannya melalui berbagai kegiatan. Ia mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Geografi hingga berhasil mencapai tingkat provinsi. Di tingkat kabupaten, ia meraih peringkat keempat.
Selain itu, Izzat pernah menjadi juara dalam kompetisi Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Universitas Jenderal Soedirman. Ia juga mengembangkan kemampuan bahasa melalui kegiatan English Club.
Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari kisah inspiratif Izzat dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Keaktifannya mengikuti kompetisi juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuannya.
Lolos UGM dan Mendapat Beasiswa Penuh
Usaha Izzat akhirnya membuahkan hasil setelah ia mengikuti seleksi UGM melalui jalur Ujian Mandiri. Ketika pengumuman kelulusan tiba, ia merasa tegang sebelum akhirnya mengetahui bahwa dirinya berhasil diterima.
Kabar bahagia tersebut semakin lengkap ketika Izzat memperoleh UKT Rp0 atau pembebasan biaya kuliah penuh. Pencapaian ini menjadi salah satu bagian penting dalam kisah inspiratif Izzat, karena ia berhasil melanjutkan pendidikan di kampus impiannya sekaligus memperoleh bantuan biaya pendidikan.
Izzat diterima di program studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian. Ketertarikannya terhadap bidang tersebut muncul setelah melihat inovasi kemasan makanan yang dapat dikonsumsi. Ia juga tertarik pada isu sampah plastik, limbah pangan, dan ketahanan pangan.
Kegagalan Bukan Alasan untuk Berhenti
Kisah inspiratif Izzat menunjukkan bahwa penilaian orang lain tidak harus menentukan sejauh mana seseorang berani bermimpi. Pengalaman gagal dan diremehkan justru dapat menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri.
Perjalanan Izzat juga memperlihatkan pentingnya persiapan, konsistensi, dan keberanian mengambil kesempatan. Dengan terus belajar serta mengembangkan kemampuan, mahasiswa maupun calon mahasiswa dapat membuka peluang untuk meraih tujuan yang diinginkan.
Bagi siapa pun yang sedang berjuang mengejar pendidikan, kisah Izzat menjadi pengingat bahwa kegagalan bukan alasan untuk menyerah. Tetap berusaha dan jangan terburu-buru mengubur mimpi hanya karena orang lain meragukannya.
Baca juga: Kisah Inspiratif Siham: Mahasiswa Autis yang Sukses Lulus Fapet UGM dan Bangun Usaha Ternak Domba

