CampusNet – Insiden kecelakaan kereta pada Senin malam, 27 April 2026. Terjadi pada pukul 20.55 WIB, akibat kereta KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL yang tengah berhenti di peron Stasiun Bekasi Timur.
PT KAI mencatat jumlah korban meninggal sebanyak 14 orang dan luka-luka sebanyak 84 penumpang. Mereka juga memastikan bahwa seluruh korba jiwa maupun korban luka-luka akan mendapatkan penanganan yang maksimal.
Korban-korban tersebut berasal dari penumpang KRL, sedangkan 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat. Biaya pemakaman korban jiwa seluruhnya ditanggung oleh asuransi dan PT KAI, begitu juga dengan pengobatan pada korban luka-luka.
Menurut Anne Purba selaku Vice President Corporate Communication KAI, korrdinasi dan penanganan para korban adalah fokus utama dari PT KAI untuk saat ini.
Anne juga menambahkan bahwa, evakuasi korban berlangsung cukup lama dikarenakan proses evakuasi harus dilakukan dengan kehati-hatian, mengingat kondisi para korban.
Para korban sendiri dirawat di rumah sakit sekitar wilayah bekasi, seperti RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung.
Sementara itu operasional stasiun untuk sementara akan diberhentikan pihak PT KAI dan perjalanan KRL hanya dilakukan sampai Stasiun Bekasi. Menyebabkan kelumpuhan total pada lintas kereta Jakarta-Cikarang.

