Sempat Terkendala Banjir Aceh, Nursamsu Berhasil Lulus S3 di UNESA dengan IPK Sempurna 4,00

CampusNet – Bencana alam sering kali menjadi ujian terberat dalam perjalanan akademis seseorang. Namun bagi Nursamsu, ujian berupa banjir besar yang melanda daerah kelahirannya di Aceh tidak menyurutkan langkahnya untuk menuntaskan pendidikan doktor (S3) di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dosen Universitas Samudra ini berhasil membuktikan bahwa ketangguhan, keikhlasan, dan konsistensi dapat mengubah hambatan besar menjadi prestasi akademik yang luar biasa.

Nursamsu resmi dinobatkan sebagai salah satu lulusan S3 terbaik UNESA setelah meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Pencapaian ini diraih di tengah tantangan fisik dan psikologis yang intens akibat dampak musibah banjir saat pengerjaan disertasi.

Ujian Berat: Banjir Aceh dan Ancaman Kehilangan Data Riset

Perjalanan studi doktor Nursamsu di UNESA awalnya berlangsung lancar dan terstruktur. Ia tercatat mengikuti ujian seminar proposal pada Agustus 2024. Namun, ketika proses penyusunan disertasi sedang memasuki tahap krusial, musibah banjir besar melanda wilayah tempat tinggalnya di Aceh.

Bencana tersebut berdampak signifikan terhadap kehidupan sehari-harinya. Selain melumpuhkan mobilitas harian, banjir juga berdampak langsung pada perangkat kerjanya. Laptop utama yang menyimpan berbagai draft penting, dokumen administrasi, serta data-data penelitian lapangan turut terdampak banjir. Musibah ini sempat menghentikan seluruh aktivitas pengerjaan disertasinya dan memberikan beban psikologis yang berat.

Di tengah keterbatasan tersebut, wanita kelahiran tahun 1984 ini memilih untuk tidak menyerah. Ia berusaha keras menyelamatkan data-data penelitian ilmiahnya yang tersisa, menata ulang fokusnya, serta menguatkan komitmen untuk menyelesaikan studi tepat waktu.

Inovasi Disertasi: Mengangkat Kearifan Lokal Aceh dalam Pembelajaran Sains

Rasa cinta Nursamsu terhadap tanah kelahirannya diwujudkan secara nyata melalui karya ilmiah. Meski daerahnya sempat dilanda bencana, ia memilih untuk mengangkat potensi lokal Aceh ke dalam disertasinya yang berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Creative Inquiry Project Laboratory (CIPro-Lab) Berbasis Kearifan Lokal Aceh untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA”.

Melalui model pembelajaran Creative Inquiry Project Laboratory (CIPro-Lab), ia memadukan tiga elemen utama:

  • Penyelidikan Ilmiah (Scientific Inquiry): Mendorong siswa untuk aktif mengeplorasi fenomena sains secara empiris.
  • Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning): Melatih siswa merancang dan menyelesaikan proyek nyata.
  • Konteks Kearifan Lokal Aceh: Mengintegrasikan kebudayaan dan lingkungan sekitar ke dalam praktikum sains.

Menurut Nursamsu, pendidikan sains tidak boleh hanya berfokus pada hafalan teori abstrak. Pengetahuan ilmiah harus dihubungkan secara kontekstual dengan lingkungan sosial dan nilai-nilai kebudayaan lokal di mana siswa tumbuh. Dengan integrasi kearifan lokal Aceh, siswa SMA tidak hanya terdorong untuk berpikir kritis dan kreatif, tetapi juga semakin menghargai identitas budaya mereka sendiri.

Kunci Sukses Raih IPK 4,00 dan Predikat Lulusan Terbaik S3

Meraih gelar Doktor dengan nilai sempurna sama sekali tidak pernah ditargetkan secara khusus oleh Nursamsu sejak awal. Fokus utamanya adalah terus belajar, menikmati setiap tahapan proses, dan menjaga standar kualitas riset yang dilakukannya.

Ia membagikan beberapa kunci utama yang membantunya melewati masa-masa sulit hingga mencapai titik ini:

  1. Konsistensi Tanpa Henti: Menjaga ritme pengerjaan dan revisi riset secara rutin, bahkan di tengah situasi sulit dan bencana.
  2. Komunikasi Efektif dengan Promotor: Aktif berdiskusi, berkonsultasi, serta terbuka terhadap masukan dari dosen pembimbing dan promotor disertasi.
  3. Dukungan Penuh Keluarga: Menjadikan keluarga sebagai pendorong moral terkuat saat menghadapi tekanan akademis dan kendala fisik.
  4. Komitmen pada Kualitas Riset: Tidak sekadar mengejar pemenuhan syarat administratif, tetapi memastikan penelitian memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

Kesimpulan

Kisah inspiratif Nursamsu menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan situasi dan musibah bukanlah penghalang untuk mencapai puncak prestasi akademik. Melalui semangat pantang menyerah dan integritas ilmiah, ia berhasil membawa harum nama Aceh dan Universitas Negeri Surabaya di kancah pendidikan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok