CampusNet – Kajian LPEM FEB UI mengungkap sebuah fakta menarik terkait bursa kerja. Lulusan Jurusan S1 Manajemen saat ini menduduki posisi puncak dalam daftar pengangguran sarjana di Indonesia. Sebenarnya, tingginya angka pengangguran pada program studi ini sangat berkaitan dengan melimpahnya pasokan lulusan. Selain itu, tingkat persaingan di awal karier (entry-level) juga terbilang sangat sengit.
Data Pengangguran dan Mahasiswa Manajemen
Laporan LPEM FEB UI mencatat jurusan ini menyumbang 10,3% dari total penganggur lulusan S1. Selanjutnya, jika digabungkan dengan Hukum (9%), Ekonomi (8,7%), Pendidikan (7,1%), dan Akuntansi (5,1%), angkanya menjadi cukup besar. Kelima jurusan tersebut secara total menyerap sekitar 40% dari seluruh penganggur sarjana di Indonesia.
Sejalan dengan temuan itu, data Pusdatin Kemdiktisaintek turut memperlihatkan skala masif dari Jurusan S1 Manajemen:
- Mahasiswa Aktif: Menembus 1.096.786 orang. Angka ini jauh melampaui prodi PGSD (544.740 orang) dan Hukum (395.677 orang).
- Penerimaan Mahasiswa Baru: Kampus menerima hingga 210.182 mahasiswa baru dalam satu tahun ajaran.
- Jumlah Program Studi: Saat ini, sebanyak 1.310 perguruan tinggi menyediakan prodi ini.
- Total Lulusan: Kampus menghasilkan 140.132 sarjana baru setiap tahunnya.
Penyebab Lulusan Menumpuk di Pasar Kerja
Peneliti LPEM FEB UI menilai tingginya angka pengangguran ini tidak terjadi secara kebetulan. Hal tersebut merupakan dampak langsung dari kapasitas tampung perguruan tinggi yang sangat besar. Faktanya, hampir seluruh kampus di Indonesia membuka program studi Manajemen dan terus menerima mahasiswa dalam jumlah melimpah.
Memang, cakupan materi keilmuannya sangat luas. Mahasiswa bisa mempelajari bidang keuangan, pemasaran, SDM, hingga operasional industri. Walau demikian, fleksibilitas ilmu ini tidak otomatis mempermudah proses rekrutmen. Pada akhirnya, para lulusan baru harus memperebutkan posisi kerja awal yang bersifat umum. Akibatnya, mereka tidak hanya bersaing dengan sesama alumni rumpun bisnis. Mereka juga harus melawan lulusan Hukum, Ekonomi, Komunikasi, dan ilmu sosial lainnya.
Tantangan Kerja Bagi Lulusan S1
Menghadapi situasi ini, pemerintah dan perguruan tinggi tentu perlu mengambil langkah strategis. Mereka harus mulai menyelaraskan kuota penerimaan mahasiswa baru dengan proyeksi kebutuhan industri nasional.
Di sisi lain, mahasiswa yang sedang menempuh studi di jurusan ini juga wajib bertindak proaktif. Mereka harus mulai membekali diri dengan keterampilan praktis yang lebih spesifik. Lebih dari itu, kepemilikan sertifikasi keahlian dan pengalaman magang menjadi kunci penting agar mampu bersaing di kerasnya pasar kerja saat ini.
Baca juga:Laporan LPEM FEB UI: 5 Jurusan Penganggur

