CampusNet – Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menghadirkan Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) 2026. Oleh karena itu, program ini membantu para dosen Perguruan Tinggi Keagamaan meningkatkan kapasitas akademiknya. Melalui program ini, peserta siap memperebutkan beasiswa serta menembus seleksi perguruan tinggi ternama di luar negeri. Sebab, panitia memfasilitasi pelatihan bahasa Inggris intensif, teknik penyusunan proposal riset, hingga strategi pendaftaran beasiswa. Selain itu, kegiatan berlangsung secara luring di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Komponen Pembiayaan Peserta
Kemenag dan LPDP menanggung seluruh kebutuhan finansial peserta selama mengikuti masa pelatihan 3 bulan. Dengan demikian, peserta dapat fokus belajar tanpa memikirkan beban biaya operasional. Berikut adalah 4 komponen pembiayaan yang tersedia:
- Dana program pelatihan penuh
- Dana uang saku atau hidup bulanan
- Dana ujian tes bahasa resmi
- Dana transportasi menuju lokasi pelatihan
Syarat Utama Pendaftaran
Calon peserta wajib memperhatikan seluruh kriteria kualifikasi sebelum mendaftarkan diri. Sebab, panitia memberlakukan seleksi administrasi yang sangat ketat. Berikut adalah 10 syarat pendaftaran yang harus terpenuhi:
- Pendaftar merupakan WNI berusia maksimal 45 tahun per 31 Desember 2026.
- Peserta telah lulus jenjang magister (S2) dengan IPK minimal 3,25 serta belum pernah menempuh S3.
- Pelamar berstatus dosen tetap Perguruan Tinggi Keagamaan dengan NIDN atau NUPTK aktif di PDDikti.
- Pendaftar mengantongi surat rekomendasi resmi dari pimpinan kampus atau rektor.
- Peserta menyusun proposal penelitian disertasi dalam bahasa Inggris sebanyak 1.000–1.500 kata.
- Pendaftar menandatangani pakta integritas bermaterai Rp10.000 sesuai ketentuan.
- Pelamar melampirkan scan KTP, Kartu Keluarga, ijazah S2, dan transkrip nilai asli.
- Peserta memiliki sertifikat TOEFL ITP minimal 550 atau IELTS minimal 6.0 yang aktif hingga 1 Oktober 2026.
- Pendaftar bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan di lokasi yang ditetapkan Kemenag.
- Peserta berkomitmen mendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag tanpa menerima pendanaan ganda.
Jadwal dan Link Pendaftaran
Proses pendaftaran berlangsung secara daring dalam rentang waktu yang relatif singkat. Oleh sebab itu, para dosen hendaknya segera menyelesaikan penyusunan dokumen persyaratan. Selanjutnya, panitia mengumumkan hasil seleksi sesuai jadwal resmi berikut:
- Pendaftaran Daring: 16 – 23 September 2026
- Penetapan Peserta: 28 September 2026
- Pelaksanaan Pelatihan: 1 Oktober – 30 Desember 2026
Peserta yang memenuhi syarat dapat langsung mengakses Portal Beasiswa Kemenag atau Link Alternatif PPSL 2026 sebelum pendaftaran tutup.
Baca juga: Program Beasiswa Akademisi EU-ASEAN SPEAR 2026 Dibuka, Gratis dan Digelar di Jakarta

