Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) kembali memperpanjang masa pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) 2026. Oleh karena itu, Kemenag membuka pendaftaran program ini hingga Senin, 21 September 2026. Penyesuaian jadwal ini memberi ruang lebih luas bagi mahasiswa baru PTN dan PTKIN. Peserta dapat mengakses bantuan kuliah penuh selama 4 tahun.
Komitmen Membangun Ekosistem Pemberdayaan Zakat
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur, menegaskan bahwa BeZakat membawa misi besar bagi dunia pendidikan. Sebab, Kemenag merancang program ini bukan sekadar untuk menyalurkan bantuan finansial. Lebih dari itu, Kemenag ingin membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui pengelolaan zakat. Dengan demikian, peningkatan akses pendidikan tinggi mampu menciptakan dampak sosial jangka panjang.
Syarat Utama dan Ketentuan Pendaftaran
Pendaftar BeZakat 2026 wajib memenuhi 18 syarat dan ketentuan utama berikut:
- Beragama Islam (Muslim/Muslimah).
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Mengisi data diri lengkap dan data orang tua/wali di portal resmi.
- Mengunggah pasfoto terbaru ukuran 3×4 berlatar belakang merah.
- Memiliki ijazah/STTB asli SMA/SMK/MA/sederajat atau lulusan pesantren binaan Kemenag/Kemendikdasmen.
- Memiliki nilai rapor semester 1–5 dengan rata-rata minimal 80.
- Memiliki bukti kelulusan perguruan tinggi berupa LoA atau KRS.
- Melampirkan invoice resmi dan bukti pembayaran UKT semester 1 format PDF.
- Menandatangani pakta integritas bermaterai Rp10.000 dengan komitmen shalat 5 waktu, tidak berpacaran, menunda menikah, serta tidak bekerja selama studi.
- Memiliki surat rekomendasi dari sekolah, tokoh agama, ormas, PTN/PTKIN, BAZNAS, atau LAZ.
- Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
- Memiliki slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua kategori asnaf fakir miskin.
- Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) sekolah jika ada.
- Melampirkan bukti tangkapan layar cek desil dari situs Kemensos.
- Mengunggah dokumen PDF foto kondisi rumah serta bukti bayar listrik 3 bulan terakhir.
- Melampirkan bukti prestasi akademik atau non-akademik di bidang keagamaan/dakwah.
- Menulis esai Personal Statement maksimal 1.500 kata bertema “Perjalanan Hidupku dan Mimpiku untuk Memberi Manfaat”.
- Menulis Esai Proyek Perubahan maksimal 1.500 kata.
Berkas Dokumen dan Link Pendaftaran
Selain itu, calon peserta wajib mengunggah seluruh scan dokumen asli dalam sistem pendaftaran. Selanjutnya, panitia menggelar seluruh proses seleksi secara daring. Oleh sebab itu, pendaftar dapat langsung mengakses Portal Resmi BeZakat Kemenag sebelum batas waktu berakhir.
Baca juga: Beasiswa Bayan Peduli 2026 Resmi Dibuka: Solusi Bantuan UKT hingga Uang Saku Bulanan Mahasiswa Baru

