CampusNet – Proses suksesi kepemimpinan di tingkat Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mencapai babak baru. Sebanyak 18 anggota terpilih dari berbagai unsur resmi ditetapkan untuk mengawal arah strategis “Kampus Biru” selama periode 2026-2031.
Keanggotaan periode ini menarik perhatian publik karena menggabungkan tokoh-tokoh kuat dari sektor industri, organisasi keagamaan, hingga pejabat kementerian. Berikut adalah daftar lengkap nama-nama anggota MWA UGM 2026-2031 berdasarkan unsur perwakilannya:
Unsur Pimpinan & Pemerintah (Eks-Ofisio)
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
- Rektor UGM: Prof. Dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.
- Ketua Senat Akademik (SA) UGM.
Unsur Tokoh Masyarakat
Terdiri dari para pakar dan pemimpin organisasi yang memiliki rekam jejak nasional:
4. Martin Basuki Hartono, B.A., M.B.A. (CEO GDP Venture).
5. Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, S.Psi., M.Sc. (Ketua Tanfidziyah PBNU).
6. Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh, DEA. (Guru Besar ITS).
7. Dr. Ir. Suroso Isnandar, S.T., M.Sc. (Direktur Manajemen Risiko PT PLN Persero).
8. dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes. (PP Muhammadiyah).
9. Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si. (Deputi di Kementerian PAN-RB).
Unsur Dosen Guru Besar
- Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU.
- Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, S.IP., M.Si.
- Prof. Dr. Pujo Semedi Hargo Yuwono, M.A.
Unsur Dosen Non-Guru Besar
- Hakimul Ikhwan, S.Sos., M.A., Ph.D.
- apt. Dr. Hilda Ismail, M.Si.
- Ir. Muslim Mahardika, S.T., M.Eng., Ph.D.
Unsur Alumni
- Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. (Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong).
- Mochamad Soleh, S.T., M.T. (PLN Puslitbang).
Unsur Mahasiswa & Tenaga Kependidikan
- Andi Batara Gemilang (Unsur Mahasiswa).
- Fitria Yuniarti, S.H., M.Kn. (Unsur Tenaga Kependidikan).
Sinergi Multisektoral untuk Masa Depan UGM
Kehadiran nama-nama seperti Martin Hartono (sektor teknologi/modal ventura) dan tokoh lintas organisasi seperti Alissa Wahid serta Agus Taufiqurrohman, menandakan komitmen UGM untuk semakin inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Tugas besar menanti formasi ini, mulai dari pengawasan otonomi kampus, penguatan dana abadi universitas, hingga memastikan kualitas lulusan UGM mampu bersaing di kancah global. MWA periode 2026-2031 ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang kokoh antara dunia akademik, industri, dan kebutuhan masyarakat luas.
Baca juga: Inspiratif! Lulusan UGM Ini Berhasil Tembus Double Degree di Harvard dan MIT

