Resmi! Presiden Prabowo Menunjuk Sudaryono Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

CampusNet – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru. Sudaryono mengisi posisi tersebut untuk menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pengumuman resmi ini secara langsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Penunjukan pejabat baru ini memastikan kelancaran program strategis pemerintah tanpa penundaan.

Pemerintah bergerak cepat mengambil keputusan ini demi menjaga momentum pelaksanaan program gizi di seluruh Indonesia. Sudaryono yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Pertanian kini memegang kendali penuh atas pimpinan BGN. Penunjukan ini menandai fase baru dalam penguatan tata kelola lembaga tersebut.

Alasan Pengunduran Diri Nanik dan Rencana Jabatan Baru

Nanik Sudaryati Deyang memilih mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional demi fokus mengobati penyakit jantungnya. Nanik mengakhiri masa jabatannya yang belum genap dua bulan sejak pelantikan pada 8 Juni 2026 lalu. Presiden Prabowo menyetujui permohonan mundur tersebut karena memahami kondisi kesehatan Nanik. Keputusan ini menunjukkan sikap saling menghormati antara pimpinan negara dan jajaran pejabatnya.

Meskipun melepas jabatan pimpinan utama, Nanik berpeluang tetap berkontribusi dalam pengawasan lembaga tersebut. Presiden Prabowo meminta Nanik untuk terus mengawal arah kebijakan BGN melalui pembentukan struktur baru. Nanik mengonfirmasi bahwa Presiden berrencana membentuk dewan pengawas dan menunjuk dirinya sebagai Ketua Dewan Pengawas BGN.

Profil Pendidikan dan Rekam Jejak Karier Sudaryono

Sudaryono memiliki latar belakang pendidikan serta rekam jejak karier yang sangat solid di berbagai bidang. Pria kelahiran Grobogan pada 23 Januari 1985 ini menuntaskan pendidikan di SMA Taruna Nusantara sebelum menempuh studi Teknik Mesin di National Defense Academy of Japan. Ia kemudian melanjutkan jenjang S2 di Swiss German University dan meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2025. Riwayat akademis yang kuat ini memperkokoh kapasitas kepemimpinannya.

Karier Sudaryono mencakup sektor bisnis, media, hingga jajaran birokrasi pemerintahan:

  • Mengawal Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2020.
  • Menduduki posisi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra serta Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah.
  • Menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian sejak Juli 2024 hingga masa Kabinet Merah Putih.
  • Memimpin organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) serta menjabat Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog.

Rincian Harta Kekayaan Sudaryono versi LHKPN

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025, Sudaryono mencatatkan total kekayaan bersih sebesar Rp31,3 miliar. Ia menyampaikan laporan resmi tersebut kepada KPK pada tanggal 29 Maret 2026. Transparansi LHKPN ini menjadi bentuk pertanggungjawaban publik bagi setiap pejabat negara.

Aset kekayaan Sudaryono tersebar dalam beberapa bentuk kepemilikan harta:

  • Aset tanah dan bangunan senilai Rp69,6 miliar di kawasan Bogor, Tangerang Selatan, Depok, dan Semarang.
  • Alat transportasi dan mesin dengan nilai total Rp1,07 miliar.
  • Kepemilikan surat berharga senilai Rp7,64 miliar serta kas dan setara kas sebesar Rp13,34 miliar.
  • Catatan utang terlaporkan sebesar Rp60,36 miliar.

Baca juga: Unesa Nonaktifkan 6 Mahasiswa Vokasi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal, Jumlah Korban Capai 26 Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner TikTok