UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Dini Karhutla dan Api Bawah Tanah

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan ancaman tahunan yang berdampak fatal bagi ekosistem, terutama di kawasan lahan gambut. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya berinovasi dengan mengembangkan teknologi drone berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang khusus untuk memetakan serta mendeteksi potensi karhutla sejak dini.

Teknologi ini memfokuskan kinerjanya pada salah satu pemicu utama karhutla yang paling sulit dijangkau secara visual, yaitu titik api di bawah permukaan tanah (subsurface fire) pada ekosistem gambut.

Solusi Atasi Ancaman Api Bawah Tanah Lahan Gambut

Lahan gambut di Kalimantan memiliki karakteristik material organik tebal yang amat mudah terbakar saat musim kemarau. Masalah terbesarnya adalah api sering kali merayap dan membara di bawah permukaan tanah tanpa mengeluarkan asap pekat di tahap awal.

Ketika asap mulai membumbung tinggi di permukaan, kebakaran biasanya sudah meluas dan sangat sulit untuk dipadamkan. Inovasi drone AI dari UIN Palangka Raya hadir untuk mengatasi kendala tersebut dengan mengidentifikasi anomali suhu dan titik panas di bawah tanah sebelum api menjalar ke permukaan.

Keunggulan dan Fitur Utama Drone AI UIN Palangka Raya

Pengembangan drone ini memadukan perangkat keras pemantauan udara dengan algoritma pemrosesan data tingkat lanjut. Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari teknologi tersebut:

1. Sensor Termal Pindai Dalam

Drone dilengkapi dengan sensor kamera termal (thermal imaging) berpresisi tinggi yang mampu mendeteksi paparan radiasi panas tidak biasa dari bawah lapisan tanah gambut.

2. Identifikasi Real-Time Berbasis AI

Sistem AI yang tertanam pada drone bertugas menganalisis pola spasial dan data citra secara real-time. Algoritma ini membedakan antara panas permukaan biasa (seperti batuan yang terpapar sinar matahari) dengan akumulasi panas akibat bara api bawah tanah.

3. Pemetaan Koordinat Akurat

Setiap kali menemukan indikasi hotspot, sistem akan langsung mencatat titik koordinat GPS secara presisi dan mengirimkan peringatan dini (early warning) ke posko pengendalian kebencanaan.

Dampak Dampak Positif Bagi Lingkungan dan Mitigasi Bencana

Pengembangan drone pemantau karhutla ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya perlindungan lingkungan dan mitigasi bencana daerah:

  • Pencegahan Dini yang Efektif: Petugas pemadam kebakaran dan Satgas Karhutla dapat langsung menuju lokasi spesifik untuk melakukan pembasahan (rewetting) sebelum api membesar.
  • Efisiensi Sumber Daya: Memangkas waktu dan biaya patroli darat secara manual di area hutan gambut yang sulit diakses manusia.
  • Minimalisir Emisi Karbon: Membantu menekan pelepasan emisi karbon dalam jumlah besar yang dipicu oleh pembakaran lahan gambut secara luas.

Wujud Kontribusi Riset Perguruan Tinggi

Inovasi yang dilahirkan oleh UIN Palangka Raya ini membuktikan peran strategis perguruan tinggi dalam menghadirkan riset aplikatif berbasis kebutuhan lokal. Dengan memanfaatkan kombinasi teknologi drone dan kecerdasan buatan, riset ini diharapkan dapat terus dikembangkan serta diintegrasikan dengan sistem penanggulangan bencana milik pemerintah daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *