CampusNet – Kabar gembira bagi para tenaga pendidik di Indonesia! Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan FY2026 ASEAN-Japan Exchange Program for Secondary School Educators (Grup C) resmi membuka program pertukaran budaya dan pendidikan ke Jepang.
Program ini menjadi kesempatan emas bagi para guru untuk memperluas wawasan global, mencoba praktik pembelajaran internasional, serta membangun jaringan (networking) pendidikan antara negara-negara ASEAN dan Jepang.
Bagi Anda yang terpilih, kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan langsung di dua kota besar Jepang, yaitu Tokyo dan Matsuyama, pada 8–15 November 2026.
Bagaimana cara ikut pertukaran guru ke Jepang ini? Simak informasi lengkap mengenai syarat, dokumen, jadwal seleksi, dan tautan pendaftarannya di bawah ini.
Kategori Guru dan Syarat Peserta Pertukaran ke Jepang 2026
Mengutip informasi resmi dari akun Instagram @gtkdikmendiksus, berikut adalah kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta:
- Status Guru: Merupakan Guru PNS, PPPK, atau Guru Tetap Yayasan (GTY) di jenjang SMA atau SLB.
- Mata Pelajaran: Mengampu mata pelajaran Sejarah, Geografi, Pendidikan Pancasila, Ekonomi, Sosiologi, atau Seni Budaya (bukan guru bahasa Jepang).
- Pengalaman Kerja: Memiliki Nomor Unut Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan pengalaman mengajar minimal 3 (tiga) tahun berturut-turut.
- Pendidikan Terakhir: Minimal lulusan S1 atau D4.
- Usia: Berusia di bawah 50 tahun per 1 November tahun pendaftaran.
- Kemampuan TIK: Mahir dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk menunjang pembelajaran.
- Kemampuan Bahasa Inggris: Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang sah dengan skor minimal sebagai berikut:
- TOEFL ITP: 450
- Duolingo: 75
- TOEFL iBT: 45
- IELTS: 5.0
- TOEIC: 440
- English Score: 290
- (Persyaratan bahasa Inggris dikecualikan bagi guru lulusan perguruan tinggi luar negeri).
- Bebas Program Lain: Tidak sedang mengikuti program aktif lain yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen.
Dokumen Persyaratan yang Harus Disiapkan
Untuk mendaftar, pastikan Anda telah menyiapkan berkas-berkas pendukung berikut:
- SK mengajar selama 3 tahun terakhir yang telah ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (maksimal 2 tahun sejak diterbitkan).
- Esai dalam Bahasa Inggris yang berisi tentang komitmen, motivasi, praktik baik (best practice) pembelajaran yang pernah dilakukan, prestasi sosial budaya, serta rencana tindak lanjut setelah program selesai.
- Pakta integritas bermeterai Rp 10.000.
- Surat izin dari atasan langsung (Kepala Sekolah atau Dinas Pendidikan).
- Surat keterangan sehat yang dikeluarkan resmi oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah.
- Salinan paspor yang masih aktif (atau surat pernyataan sanggup memiliki paspor paling lambat akhir Agustus 2026).
- Sertifikat prestasi tingkat nasional atau internasional (opsional/jika ada, sebagai nilai tambah).
Jadwal Seleksi dan Tahapan Pendaftaran
Proses seleksi dilakukan secara ketat melalui beberapa tahapan. Berikut adalah lini masa (timeline) pelaksanaan program pertukaran guru Jepang 2026:
- 29 Juni – 5 Juli 2026: Pendaftaran & Tes Tertulis
- 8 – 12 Juli 2026: Seleksi Administrasi & Penilaian Tes Tertulis
- 14 – 16 Juli 2026: Seleksi Wawancara (Interview)
- 18 Juli 2026: Pengumuman Kelulusan Akhir
- 8 – 15 November 2026: Pelaksanaan Program di Tokyo & Matsuyama, Jepang
Setelah dinyatakan lolos seleksi akhir, peserta diwajibkan untuk mengikuti seluruh rangkaian program, menyusun rencana aksi untuk komunitas pendidikan di Indonesia, melaporkan pelaksanaan tindak lanjut, serta melakukan evaluasi berkala.
Link Resmi Pendaftaran Guru ke Jepang
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring (online) dengan mengisi formulir dan mengunggah dokumen syarat melalui tautan resmi berikut:
Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk membawa inspirasi pembelajaran internasional ke dalam ruang kelas Anda. Persiapkan berkas Anda sebaik mungkin sebelum tenggat waktu pendaftaran berakhir!

