Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Indonesia di tingkat internasional. Tim dari Liga Film Mahasiswa (LFM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember / Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menyabet penghargaan Most Inspiring Film Award dalam ajang NextScene Kids & Youth Film Festival 2026 melalui film pendek bertajuk “Meong!”.
Film ini sukses mengungguli 54 karya film lainnya yang berasal dari 14 negara. Mengangkat dinamika interaksi sederhana antara mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir dan seekor kucing kampus, film “Meong!” membuktikan bahwa cerita bertema lokal dan humanis mampu menyentuh hati juri internasional.
Sinopsis dan Ide Cerita Film “Meong!”
Ide pembuatan film “Meong!” berawal dari pengamatan sehari-hari para mahasiswa terhadap kehadiran kucing-kucing yang tersebar di berbagai sudut area kampus ITB.
- Alur Cerita: Berlatar di lingkungan kampus ITB, film ini menceritakan tentang interaksi manis dan emosional antara seorang mahasiswa akhir yang sedang menyusun skripsi dengan seekor kucing kampus.
- Pesan Utama: Penulis sekaligus produser film, Vincentius Bhagaskara, menyampaikan bahwa film ini ingin menunjukkan bagaimana hal-hal kecil seperti kehadiran seekor kucing dapat memberikan inspirasi dan makna mendalam bagi seseorang, meskipun bagi orang lain hal tersebut tampak biasa saja.
Proses Produksi dan Uniknya “Casting” Kucing Kampus
Proses produksi film “Meong!” dimulai sejak Maret 2025 dengan melibatkan 1 pemeran utama dan 10 orang tim kru. Salah satu bagian paling unik dari pembuatan film ini terletak pada proses pemilihan karakter utama sang kucing:
- Pemeran Utama Kucing (Siti): Tim melakukan casting seharian penuh terhadap hampir 40 kucing di area kampus ITB dengan mempertimbangkan karakter serta warna bulu. Pilihan akhirnya jatuh pada Siti, kucing yang biasa berkeliaran di sekitar Gedung Labtek VII ITB.
- Kolaborasi Komunitas: Dalam pengembangan ide cerita dan perawatan kucing selama produksi, tim bekerja sama dengan komunitas peduli kucing kampus, ITB Street Feeding.
- Tantangan Syuting: Mengarahkan hewan di depan kamera memberikan tantangan tersendiri. Proses pengambilan gambar disesuaikan dengan kondisi kenyamanan Siti; syuting langsung dihentikan sementara jika Siti menunjukkan tanda-tanda stres atau tidak nyaman.
Tim Kreatif di Balik Layar Film “Meong!”
Keberhasilan film ini tidak terlepas dari kolaborasi solid para mahasiswa ITB yang mengisi posisi kunci dalam produksi:
- Vincentius Bhagaskara (AS’22): Penulis dan Produser.
- Fransiska Fernanda (EB’22): Penulis dan Sutradara.
- Dudih Purwadi (AS’22):Director of Photography (DoP), Sound Director, sekaligus Editor.
Sutradara film, Fransiska Fernanda, mengungkapkan rasa bangganya atas penghargaan yang tak terduga ini. Ia berharap film “Meong!” dapat terus menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai kehangatan serta makna dari hal-hal kecil di sekitar kita.

